Sabtu, 26 Mei 2012 | 15:49 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Burkha di Prancis
Teken Kontrak Takkan Pakai
Headline
Istimewa
Oleh:
web - Selasa, 9 Februari 2010 | 15:20 WIB
INILAH.COM, Paris - Menteri Keluarga Prancis Nadine Morano mengusulkan, imigran Muslimah yang mengenakan burkha sebaiknya menekan kontrak takkan memakainya jika ingin tinggal di negara itu.

"Hal ini akan menjadi sebuah perjanjian terintegrasi untuk pendatang baru sebelum mereka tinggal disini," kata Menteri Keluarga Prancis Nadine Morano, seperti dilansir Mail Online, Selasa (9/2), yang juga melarang pernikahan paksa (perjodohan) dan poligami.

Morano mengatakan, persamaan antara laki-laki dan perempuan merupakan prinsip yang sangat penting di negaranya. Proposal itu ia sampaikan dalam sebuah konferensi pemerintahan yang memperdebatkan identitas kebangsaan Pransi.

Bulan lalu, sebuah komite mengusulkan agar perempuan yang mengenakan burkha dilarang naik kendaraan umum serta beraktivitas di sejumlah tempat umum seperti sekolah dan rumah sakit. Langkah Prancis ini diperkirakan akan banyak mendapatkan pertentangan dari lembaga HAM. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.