Sabtu, 26 Mei 2012 | 06:47 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ekonom: Indonesia Krisis Kesejahteraan
Headline
Revrison Baswir
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
web - Selasa, 9 Februari 2010 | 17:08 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Revrison Baswir menilai, dalam beberapa tahun terakhir Indonesia masih mengalami krisis kesejahteraan.

Adapun jumlah orang miskin pada tahun lalu mencapai 32,5 juta orang. Revrison menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir telah terjadi kemerosotan kesejahteraan rakyat serta kehancuran lingkungan. "Dan degradasi moral," ujarnya di Auditorium Perpustakaan Nasional Jakarta, Selasa (9/2).

Revrison menjelaskan, saat ini nasib kaum tani Indonesia masih belum mengalami perubahan dengan pendapatan hanya sebesar Rp1,53 juta per kapita per tahunnya atau hanya mencapai Rp4.365 per hari. "Kaum
petani cenderung dipinggirkan. Sumbangan usaha tani padi dalam struktur pendapatan rumah tangga merosot dari 36,2 persen pada tahun 1980-an tinggal 13,6 persen pada tahun 2000-an," paparnya.

Dan bila dilihat dari kondisi rata-rata kepemilikan lahan, rumah tangga petani gurem dengan penguasaan lahan kurang dari 0,5 hektar, meningkat dari 10,8 juta keluarga dan pada tahun 1993 menjadi 13,7 juta
keluarga tahun 2003 dan pada 2008 diperkirakan menjadi 15,6 juta.

Sementara itu, degradasi kesejahteraan juga menimpa kaum buruh yang semakin terhimpit dalam kebijakan pasar tenaga kerja yang fleksibel karena penyusunan regulasi perburuhan yang liberal menyebabkan minimnya
perlindungan terhadap kaum buruh dari ancaman pemecatan, upah rendah dan kondisi kerja yang buruh.

Kesejahteraan buruh yang menurun seiring dengan upah yang sangat rendah, hanya berkisar 5 sampai 6 persen dari biaya produksi.

Angka pengangguran yang tinggi juga disebabkan oleh menurunnya kinerja sektor industri nasional akibat kebijakan sektor industri nasional karena kebijakan liberalisasi. Tak hanya itu, kerusahan lingkungan hidup akibat eksploitasi yang berlebihan juga terus memakan korban jiwa. [mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.