INILAH.COM, Jakarta - Meski telah membawa pergi Marietta Nova Triani (14), tersangka pembawa kabur wanita di bawah umur Febriari Irianto alias Ari (18), mengaku tak ada niat menculik Nova.
"Niatannya hanya ingin mengajak jalan-jalan, kebetulan wanitanya berkeinginan juga," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (9/2).
Nova dan Ari bertemu pertama kali pada Sabtu (6/2) lalu, dan tak kembali ke rumah keluarganya di BSD, Tangerang, selama hampir 3 hari. Keduanya akhirnya tertangkap polisi pada Senin (8/2) malam, saat berjalan kaki di depan Restoran Nelayan, Tangerang, menuju rumah nenek Ari, di kawasan Tangerang.
"Belum sampai ke situ (rumah nenek Ari), sudah ditangkap petugas," imbuh Boy.
Hari sebelumnya, lanjut Boy, keduanya menginap di rumah orang tua Ari, di Jl. Cijeruk, Serang, Banten. "Waktu di bawa ke rumah tersangka ada ibu tersangka di sana, reaksinya keberatan dari ibu tersangka, dengan anaknya membawa perempuan," tutur Boy.
Atas kejadian itu, orang tua Nova menyatakan keberatannya terhadap perbuatan Ari, yang tak memulangkan anak perempuannya yang masih duduk di bangku SMP kelas 2 itu. Kedua orang tua Nova yang sedari pagi dimintai keterangan penyidik Polda Metro Jaya, belum menyatakan keinginannya untuk menyelesaikan masalah ini, secara kekeluargaan.
"Orang tua korban menyerahkan proses ini pada polisi," tutup Boy. [jib]