inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pansus Cerewet, PPATK Tambah Repot

Headline
Inilah.com /Wirasatria
Oleh: Rosdianah Dewi
Selasa, 9 Februari 2010 | 17:25 WIB
INILAH. COM, Jakarta - Banyaknya permintaan data dari anggota-anggota Panitia Khusus Bank Century ternyata cukup merepotkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Permintaan dari pansus terus bertambah itu juga membuat kami kesulitan," ujar kepala PPATK, Yunus Husein dalam rapat Konsultasi dengan Pansus Bank Century di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/2).

Pernyataan tersebut terlontar setelag anggota Pansus dari fraksi Gerindra, Ahmad Muzani meminta PPATK menelusuri kemungkinan konversi surat-surat berharga di Bank Century menjadi deposito.

Yunus mengatakan PPATK juga mempunyai patasan kewenangan. PPATK dasarnya hanya bertugas menyelidiki transaki-transaksi yang mencurigakan. Namun Pansus juga meminta hal yang lain.

Husein mengatakan, BI dan KPK juga mempunyai kewenangan untuk mencari tahu kemana larinya dana talangan bank century. "Kalau hanya transaksi dibawah dan diatas Rp2 miliar kami punya lengkap. BI juga bisa bekerja sama dengan PPATK mengenai catatan lahirnya deposito tersebut, KPK juga bisa memeriksa. " ujarnya.

Selain itu, kata data waktu yang diberikan Pansus juga minim, terbatsnya waktu tersebut membuat PPATK kewalahan untuk memenuhi keingginan pansus. "Kita ingin memuaskan, tapi bukan alat pemuas, jadi harap ada waktu tambahan," harapnya. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.