Senin, 28 Mei 2012 | 18:03 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Cetak Pemimpin Muda, HIPMI Gandeng Lemhanas
Headline
Erwin Aksa - Inilah.com
Oleh: Djibril Muhammad
web - Selasa, 9 Februari 2010 | 17:35 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Minimnya pemimpin muda dirasakan betul HIPMI. Guna menyiasati hal tersebut, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ini menggandeng Lemhanas dengan mengadakan pelatihan guna mencetak pemimpin muda.

"Dengan adanya pelatihan semacam ini, HIPMI diharapkan menjadi organisasi yang mencetak pemimpin yang berkomitmen, tangguh dan berjiwa kenegarawan guna Indonesia yang lebih maju di tengah pergaulan internasional," tutur Ketua Umum HIPMI Erwin Aksa di hadapan para peserta pelatihan kepemimpinan, Lemhanas, Jakarta, Selasa (9/2).

Pelatihan kepemimpinan tersebut akan dilakukan pada 8-11 Februari mendatang di Lemhanas, dengan jumlah peserta sebanyak 101 orang. Mereka semua merupakan perwakilan dari tiap-tiap daerah yang ada di Indonesia.

Pelatihan tersebut, menurutu Erwin, merupakan mekanisme berorganiasi untuk menjaring pemimpin-pemimpin baru yang sifatnya terseleksi secara natural dan bervisi ke Indonesia secara terpadu dan konsisten.

Pemikiran yang sama juga diungkapkan salah satu senior dan sekaligus pendiri HIPMI Abdul Latif. "Pada masa kepemimpinan Erwin Aksa, akselarinya cukup cepat dan proses kaderisasi telah di mulai dengan baik. Sehingga HIPMI dapat menjadi garda terdepan perekenomian negara ini," tuturnya.

Sementara Gubernur Lemhanas Muladi mengatakan, indeks kepemimpinan nasional saat ini belum sesuai harapan. Untuk itu, organisasi kepemudaan seperti HIPMI diharapkan mempersiapkan kadernya, sehingga bisa menjadi pemimpin bangsa yang akuntabel.

Masalah moralitas, punya social responsibility, dan ekspertise yang tinggi. Ini yang harus disiapkan ke depan," imbuhnya.

Indonesia, lanjut mantan Menteri Kehakiman ini, akan sulit berkompetisi di tingkat global jika pola kepemimpinan masih terjebak pada isu premodialisme. "Tidak saatnya lagi isu Jawa non Jawa, golongan A dan B menjadi kriteria kepemimpinan. Yang ada harusnya adalah siapa yang profesional dan ahli dia yang memimpin," tutur Muladi.

Sedangkan Ketua BPD (Badan Pengurus Daerah) Propinsi Jambi, Kemas Alfarizi, menyambut baik langkah yang dilakukan anak mantan Wakil Ketua MPR Aksa Mahmud tersebut. Karena, yang dilakukan Erwin Aksa merupakan terobosan dalam tradisi berorganisasi.

"Dan untuk itu kami harapkan munculnya pemimpin-pemimpin baru yang beranjak dari daerah khususnya Sumatra. Karena tentunya kami anak daerah tak kalah profesional dengan mereka yang ada di pulau Jawa khususnya dalam mengelola organisasi," tandas Kemas. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.