INILAH.COM, Manado - Pelanggan operator selular Fren di Kota Manado, Sulawesi Utara mengeluhn karena terjadi pemblokiran nomor aktif sehingga mengakibatkan kerugian bagi konsumen.
"Nomor Fren aktif karena rutin mengisi voucher pulsa, tetapi tiba-tiba tidak bisa digunakan baik untuk memanggil maupun menerima panggilan," kata Hanny, pelanggan Fren di Manado, Selasa (8/2).
Hanny mengatakan ketika dilakukan pengecekan masa aktif sudah dimajukan menjadi tanggal 22 September tahun 2009 dan batas masa berlaku tanggal 22 Oktober 2009.
"Ini sama dengan penipuan terselubung, karena nomor tersebut pada akhir Januari 2010 baru saja melakukan pengisian voucher sebesar Rp20 ribu," kata Hanny.
Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulut, Aldy Lumingkewas mengatakan, operator selular harus memberi pelayanan terbaik kepada konsumen.
"Pemblokiran ini merupakan satu kesalahan, dan operator wajib minta maaf kepada penggunanya, sebab sudah menimbulkan kerugian di pihak konsumen," kata Aldy.
Aldy mengatakan, di tengah persaingan operator selular saat ini, maka seharusnya saling berlomba memberi pelayanan prima kepada pelanggannya.
Distrik PT Mobile 8 Manado, Budi, ketika dikonfirmasi belum bisa memberi penjelasan terhadap permasalahan itu.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !