Senin, 28 Mei 2012 | 18:03 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tolak PHK, Pers Tuntut Kebebasan Berserikat
Headline
Istimewa
Oleh: Irvan Ali Fauzi
web - Selasa, 9 Februari 2010 | 20:17 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Meski kerap menyampaikan berbagai bentuk ketidakdilan yang dialami masyarakat. Insan pers juga tak luput dari ketidakadilan.

"Inilah kita insan pers Indonesia yang masih mengalami ketidakadilan," begitu pekik Ketua Umum Poros Wartawan Jakarta, Wahyu Widodo.

Para wartawan yang tergabung dengan PWJ dan Forum Wartawan Berita Kota melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI, Selasa (9/2) memperingati Hari Pers Nasional.

Dalam peringatan hari Pers kali ini, yang mereka soroti adalah kasus pemecatan massal wartawan Berita Kota dan Suara Pembaharuan, juga pelarangan serikat pekerja Indosiar. "Posisi serikat pekerja media masih rentan, padahal daya tawar wartawan bisa lebih dihargai jika serikat pekerja kuat." ujar Wahyu di sela demo.

Dalam tuntutannya, PWJ menyerukan kepada seluruh pemilik atau pimpinan media massa untuk menolak kekerasan dan kriminalisasi terhadap jurnalis.

Selain itu, mereka menuntut pemerintah untuk mengawasi dan memberikan sanksi kepada pemilik dan pimpinan media yang memberikan gaji di bawah standard, melakukan PHK, mengekang kebebasan berserikat, dan yang menerapkan sistem outsourcing. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.