INILAH.COM, Jakarta - Hampir 5 jam diperiksa, tersangka penculikan wanita di bawah umur, Febriari Irianto alias Ari (18), terlihat stres.
Ari keluar dari Unit PPA Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polda Metro Jaya, pukul 17.30. Mengenakan kaus putih lengan pendek, Ari langsung lari memasuki kendaraan Toyota Kijang kapsul hitam B 1123 QZ.
Di dalam kendaraan Ari duduk di kursi tengah, dan langsung menyandarkan punggung dan kepalanya ke sandaran kursi. Dia menutup wajah dan kepalanya dengan tutup kepala jaketnya. Saat ditanya wartawan tentang perasaannya saat ini, dia hanya diam.
Ari didampingi 4 anggota polisi Unit PPA Polda mMetro Jaya, akan bergerak menuju Polda Banten. Kasus tersebut, menurut penjelasan Kanit PPA Polda Metro Jaya, Kompol Murnila, dilimpahkan ke Polda Banten.
"Karena lokasi kejadiannya di sana, jadi kasusnya kita serahkan ke Polda Banten," kata Murnila, di Unit PPA Polda Metro Jaya, Selasa (9/2).
Setelah kendaraan yang membawa Ari melaju, Nova bersama kedua orang tuanya keluar dari Unit PPA, dan langsung dijemput kendaraan sedan Ford biru tua B 2960 KU. Ayah Nova sempat menjawab pertanyaan wartawan, saat ditanya hendak menuju ke mana.
"Mau pulang," singkatnya, dan langsung menutup pintu kendaraannya. [bar]