INILAH.COM, Jakarta - Perhatian pemerintah terhadap industri kecil dinilai sangat minim. HIMPI mempertegas keberpihakannya dengan mengusung tema perkuat Industri kecil dalam Rakernas Maret mendatang.
Ketua Umum HIPMI Erwin Aksa mengatakan, agar pemerintah meningkatkan proteksi kepada industri kecil nasional (IKM) untuk menghadapi gempuran produk asing. "Tidak mungkin kita membiarkan pelaku IKM dilindas oleh arus globalisasi dan liberalisasi yang kuat. Mereka terlalu lemah," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (9/2).
Hal tersebut, lanjut dia, menjadi penting dan harus dilakukan pemerintah sebagai wujud komitmen terhadap pembanguna dalam negeri. "komitmen itu haruslah lebih dijabarkan dalam penggunaan produk, tenaga kerja, jasa yang berbasiskan pada kemampuan anak bangsa," imbuhnya.
Dengan mengusung tema 'Meningkatkan Komitmen Pembangunan Dalam Negeri', Rakernas HIPMI digelar di Hotel Planet Holiday, Batam pada 3-4 Maret mendatang. Dan rencanaya pembukaan akan di lakukan di Hotel Sangrila Jakarta pada 2 Maret Presiden Susilo Bambang Yudoyono.
"Ya rencananya memang pembukaan Rakernas akan dilakukan di Jakarta, hal itu mengingat agenda presiden yang cukup padat dan tak bisa ke daerah. Namun kami masih berharap sekiranya Presiden bisa membuka di Batam,' tutur Erwin.
Selaku tuan rumah Rakernas Ketua Umum BPD (Badan Pengurus Daerah) Propinsi Kepulauan Riau, Sukariadi mengatakan, persiapan jelang Rakerna sudah hampir 50%. "Dan kami masih berharap Preiden mau langsung membukanya di Batam," harapnya.
Menurut rencana beberapa menteri KIB jilid II bakal hadir meramaikan acara. Seperti, Menko Kesra Hatta Radjasa, Menteri Perdagangan Maria Elka Pangestu, Menteri Prindustrian MS Hidayat dan Meneg BUMN Mustafa Abdullah. Mereka dipastikan akan menjadi pembicara kunci dalam Rakenas HIPMI di Batam.
Rakernas menjadi penting karena merupakan ajang bagi teman-teman daerah khususnya Batam dalam menyelengarakan even bertarap nasional. "Sekaligus sebagai cerminan teman-teman daerah lain bahwa kita semua memiliki kemampuan," terang Sukariadi.
Tak kalah menarik, Batam untuk rencanya juga akan menjadi tuan ruman ASEAN Forum Busnies dan Batam Summit yang rencanya akan menjadi agenda berukitunya bertaraf Internasional. Sekedar Informasi, Rakernas ini juga dijadikan sebagai ajang pemanasan bagi para calon-calon Ketua Umum HIPMI priode berikutnya.
Mengingat sudah satu setengah tahun kepempinan Erwin Aksa berjalan dan akan berakhir pada periode 2011 mendatang. "Tentunya kader-kader yang ingin mejadi ketua umum sudah mulai melirik dan mempersiapakan diri, serta mencoba mensosialiasikan visi dan misinya ke depan bila mana ia mencalonkan diri," tandas Ketua BPD HIMPI Lampung, Rahmad Mirzani Djausal. [jib]