inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PKS: Demokrat Tak Berhak Mendikte Koalisi

Headline
Mahfud Sidiq - Inilah.com
Oleh:
Rabu, 10 Februari 2010 | 04:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ketua DPP FPKS Mahfud Sidiq mengatakan, PKS tidak gentar menghadapi ancaman usulan reshuffle terhadap kadernya yang menjadi menteri di kabinet.

"Tidak ada hubungannya antara Panitia Angket dengan usulan reshuffle kabinet," kata Mahfud Sidiq ketika ditanya pers di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/2).

Dikatakannya, dalam kontrak politik yang ditandatangani pimpinan parpol anggota koalisi, tidak disebutkan hasil Panitia Angket akan membuat reshuffle kabinet. Kalau memang kinerja menteri dari PKS buruk, kata dia, silakan saja kalau mau di-reshuffle, tapi kalau kinerjanya baik hendaknya diberikan apresiasi.

"Partai Demokrat jangan mendikte partai-partai anggota koalisi untuk mengikuti seluruh keinginan Partai Demokrat. Meskipun dalam koalisi sepakat untuk membangun pemerintahan bersama tapi setiap partai memiliki visi, misi, dan program yang harus dihargai," katanya.

Ia mengusulkan kepada Partai Demokrat untuk mengajak seluruh partai anggota koalisi bermusyawarah untuk mementukan sikap seperti apa yang harus dilakukan terhadap fakta-fakta hukum kasus Bank Century yang telah muncul pada pemeriksaan saksi-saksi di Panitia Angket.

Menurut dia, perlu dipertimbangkan bahwa fakta hukum dan politik yang telah terungkap dan dipublikasi tidak bisa diabaikan atau ditutupi.

Temuan-temuan fakta hukum pada panitia angket, katanya, akan didorong untuk ditindaklanjuti pada lembaga hukum, sedangkan fakta-fakta politik akan diputuskan menjadi keputusan DPR.

"Tapi kalau belum apa-apa sudah diminta untuk mengingkari fakta hukum, hal itu sangat berat," katanya. [*/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.