INILAH.COM, Manchester - Didatangkan sebagai pemain termahal di Liga Primer, Robinho ternyata sama sekali tak pernah menunjukkan kemampuan yang sesuai dengan harga banderol hingga akhirnya dipinjamkan ke Santos.
Robinho tak pernah menunjukkan performa yang bagus selama di Manchester City, penilaian ini disampaikan mantan asisten pelatih Manchester City, Mark Bowen.
Bowen, yang menjadi asisten saat Mark Hughes masih duduk di kursi pelatih Citizens, merasa pemain timnas Brasil itu tak bisa mengimbangi tekanan dan tantangan di Liga Primer dan mungkin akan lebih sukses bila bermain di liga yang lebih ringan.
Dia memang bekerja keras, tetapi secara keseluruhan dia tampil kurang mengesankan, terutama jika bermain tandang, ujar Bowen dikutip BBC Sport.
Saya hanya merasa, secara fisik, ia tidak siap dengan tantangan di Liga Primer, Bowen melanjutkan.
Tak diragukan lagi jika ia bermain di liga lain, atau kembali ke Brasil, yang memiliki gaya yang berbeda dengan Liga Primer ia akan kembali memukau, sambungnya. Sebelumnya kami pikir ia bisa beradaptasi dengan Liga Primer namun ternyata ia tidak siap dengan kerasnya tantangan.
Robinho meninggalkan Eastlands dan kembali ke kampung halamannya bulan lalu menjadi pemain pinjaman di Santos. Ia mencetak gol di debutnya saat melawan Sao Paulo.
Penyerang lincah itu bergabung dengan City pada Januari 2008 dan menjadi pemain termahal di Liga Inggris dengan harga 32,4 juta pound, namun tak pernah bisa beradaptasi di Inggris.[boy]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !