INILAH.COM, New York - Dow Jones kembali berada diatas 10.000, dipicu oleh niat European Union untuk menalangi utang Yunani.
Dow naik 150 poin pada perdagangan Selasa (9/2), sehari sesudah penutupan dibawah 10.000 untuk pertama kalinya dalam 3 bulan. Semua indeks naik lebih dari 1% Selasa ini.
Pasar global kembali bergairah usai Presiden Bank Sentral Eropa
Jean-Claude Trichet hadir dalam pertemuan penting European Union (EU), yang membahas untuk membantu Yunani. Adanya pertemuan itu, menaikkan harapan para investor bahwa pembuat kebijakan akan mengambil langkah serius untuk menangani masalah utang di Yunani.
Kendati Yunani negara kecil, namun para investor kawatir permasalahan yang sama akan menulari negara-negara Eropa lainnya. Pasar saham global telah anjlok selama beberapa pekan terakhir, dengan adanya kekawatiran tersebut. Para investor juga kawatir akan defisit di Irlandia, Portugal, Spanyol, dan lainnya, akan menekan nilai tukar euro.
Permasalahan utang negara Eropa adalah yang menyebabkan para investor menahan diri untuk terus reli pada 10 bulan terakhir. Indeks mulai menyerah pada Januari lalu, usai pemerintah Cina menyatakan akan memperketat ruang gerak bank untuk menghindari bubbles. Ditambah lagi dengan pernyataan Obama untuk memperketat ruang gerak lembaga keuangan besar.
Dow juga melonjak karena kenaikan rating yang dinyatakan Morgan Stanley atas saham Caterpillar Inc., yang bulan lalu menurunkan ratingnya atas saham tersebut.
Pada penutupan perdagangan Selasa, Dow Jones naik 150,25 poin (1,5%) ke 10.058,64, S&P 500 naik 13,78 poin (1,3%) ke 1.070,52, dan Nasdaq naik 24,82 (1,2%) ke 2.150,87. [mre]