inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Sumbang Rp 1,4 M ke Capres-Cawapres Pilpres 2009

PPP Curigai PT AJP

Headline
Inilah.com
Oleh: Abdullah Mubarok
Rabu, 10 Februari 2010 | 09:49 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sebuah perseroan terbatas berinisial AJP, dipertanyakan. PPP 'mencium bau tak sedap' dibalik sumbangan sekitar 1,4 miliar, yang disumbang perusahaan tersebut.

Anggota Pansus Angket Bank Century, Roma Hurmuzy mengatakan, PT AJP mengambil duitnya sendiri di Bank Century dalam periode penyertaan modal sementara (PMS).

Dalam PMS periode keempat, PT AJP menarik uangnya sekitar 4 miliar antara 9 Desember sampai 3 Februari 2009. Setelah itu, PT AJP mengambil 10 miliar antara 4 Februari-23 Juli 2009.

Romi sapaan akrab Romahurmuzy mengatakan, PT AJP ini menyumbang kepada salah satu tim kampanye nasional pasangan capres-cawapres di Pilpres 2009. Tanggal 25 Juni, PT AJP memberikan 600 dan 850 juta.

"Sebenarnya itu sah-sah saja. Kalau mengambil duit sendiri di Bank Century dan disumbangkan boleh saja," ujar Wasekjen PPP ini.

Namun, ujar Romi, donor tersebut menimbulkan spekulatif dengan sebuah motif. Perlu diingat, tabungan yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hanya untuk di bawah 2 miliar.

"Kita harus tahu berapa total uang PT AJP. Uang yang di bawah 2 miliar yang dijamin. Kalau ternyata ada komunikasi supaya diselamatkan, nanti aku (PT AJP) nyumbang deh misalnya," imbuhnya.

Romi menegaskan kecurigaan ini berdasarkan laporan dari masyarakat juga. Pansus Angket Bank Century mempunyai tugas untuk mengklarifikasi. "Tidak benar, bisa di-bailout asalkan ikut menyumbang," pungkasnya. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.