Sabtu, 26 Mei 2012 | 15:59 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pansus Sita Dokumen PPATK & BPK Besok
Headline
Inilah.com/Wirasatria
Oleh: Rosdianah Dewi
web - Rabu, 10 Februari 2010 | 10:54 WIB
INILAH. COM, Jakarta - Pansus Angket Century, Kamis (11/2) esok akan melakukan penyitaan dokumen terkait aliran dana Bank Century yang dimiliki Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan
(PPATK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).


"Suratnya persetujuan (Penyitaan) sudah kita terima dua hari yang lalu dari Pengadilan Negeri, jadi besok penyalinan dan pengcopy-an data sudah bisa kita lakukan," ujar Ketua Pansus Bank Century, Idrus
Marham, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/2).

Ia menjelaskan, pihak Pengadilan Negeri yang akan melakukan eksekusi. Sedangkan Pansus akan bertindak sebagai saksi dan memonitor tindakan tersebut.

"Nanti kita lihat data mana saja yang dibutuhkan, kalau ada yang kurang kita akan memintanya kepada Pansus," jelas dia.

Dikatakannya, karena jumlah data yang dipunyai PPATK dan BPK sangat banyak, maka Pansus hanya akan meminta data-data yang dianggap masih kurang. "Data dan dokumen sangat banyak dan tidak mungkin kita ambil semua. Yang kita belum punya saja," ucapnya.

Selain melakukan penyitaan, tambah Idrus, esok hari Pansus juga akan melakukan investigasi lapangan pada pihak-pihak yang diduga mendapat alirana dana bailout. Pansus akan bergerak secara serentak ke beberapa daerah.

"Dalam investigasi lapangan akan dilakukan kepada masyarakat yang tercatat, misalnya di Ciputat dan Makassar," pungkasnya. [ikl]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.