Sabtu, 26 Mei 2012 | 16:00 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Soros Harap Demokrasi Indonesia Lebih Hidup
Headline
Boediono-George Soros
Oleh:
web - Rabu, 10 Februari 2010 | 11:57 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Banyak topik yang dibicarakan George Soros dengan Wakil Presiden. Salah satunya pendiri Open Society Institute itu berharap demokrasi di Indonesia dapat lebih hidup.

"Saya datang ke Indonesia untuk melakukan review terhadap Yayasan Tifa, yang saya support, yang didedikasikan untuk open society (masyarakat terbuka)," katanya, usai diterima Wakil Presiden Boediono di Jakarta, Rabu (10/2).

Yayasan Tifa merupakan salah satu yayasan yang menjadi mitra Soros di Indonesia. Saat menemui Wakil Presiden Boediono di Istana Wapres hari Rabu , Soros juga ditemani Yuli Ismartono dari Yayasan Tifa.

Menurut Soros, Yayasan Tifa telah bekerja dengan sangat baik dan berharap Yayasan Tifa dapat ikut membuat proses demokratisasi di Indonesia berjalan lebih aktif. "Open Society Institute mendukung penuh. Kami juga berharap Yayasan Tifa dapat memberikan kontribusi agar demokrasi lebih hidup," imbuhnya.

Soros merupakan pialang dunia yang juga salah satu orang kaya di Amerika Serikat. Menurut majalah Forbes edisi September 2009, Soros termasuk dalam urutan nomor ke-15 orang kaya Amerika dengan total kekayaan 13 miliar dolar AS.

Dia merupakan orang terkaya papan atas Amerika mewakili hedge fund. Peringkat Soros berada dibawah para taipan lainnya. Nomor satu adalah Bill Gates, pendiri Microsoft dengan kekayaan 50 miliar dolar AS. [*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.