inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Inilah (sebagian) Penyumbang Pasangan SBY-Boediono

Headline
SBY-Boediono - Inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Abdullah Mubarok
Rabu, 10 Februari 2010 | 13:04 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Apakah benar kecurigaan Pansus Angket Bank Century bahwa PT AJP mengirim donor sebesar Rp 1,45 miliar ke pasangan SBY-Boediono di Pilpres 2009.

Berdasarkan laporan penerimaan dana kampanye periode 1 Juni-4 Juli, yang diterima INILAH.COM, beberapa perusahaan memberikan sumbangan ke tim kampanye nasional SBY-Boediono. Berikut nama-namanya:

PT Asuransi Jaya Proteksi Rp 1,45 miliar

PT Bina Data Mandiri Rp 1,25 miliar

PT Bintara Internasional Rp 200 juta

PT Bumi Habitat Lestari Rp 1,5 miliar

PT Cahaya Murni Dirganusa Rp 550 juta

PT Great Giant Livestock Rp 1,25 miliar

PT Indokoasku Rp 500 juta

PT Istana Bandung Raya Motor Rp 1,4 miliar

PT Lemindo Abadi Jaya Rp 500 juta

PT Minang Agro Rp 1 miliar

PT Mitra Global Telekomunikasi Indonesia Rp 2 miliar

PT Mitrasari Kartikatama Rp 250 juta

PT Nusaplaza Indah Rp 1,9 miliar


Nama-nama perusahaan di atas menyumbang tanggal 25 Juni 2009. Untuk PT Asuransi Jaya Proteksi menyumbang 2 kali, yakni 600 dan 850 juta. Jumlah Rp 1,45 miliar.

Selain itu, PT Istana Bandung Raya Motor juga memberikan uang Rp 1,4 miliar, dengan 2 kali transfer. Pertama, 700 juta, dan keduanya 700 juta.

Terakhir, PT Mitra Global Telekomunikasi Indonesia juga mengirimkan uangnya Rp 2 miliar sebanyak 2 kali di hari yang sama. Masing-masing Rp 1 miliar. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
2 Komentar
Arsyad @ Kamis, 11 Februari 2010 | 07:12 WIB
Mas Barong. Siapa bilang Pemilu sudah selesai? Wong saya belum menang kok dibilang selesai. Kalau saya berhasil mengganti Wapres atau Presidennya sekalian, barulah saya puas...he..he..he
barong @ Rabu, 10 Februari 2010 | 16:24 WIB
Itu semua memang sumbangan resmi yg telah di audit di KPU, tidak ada masalah kan.....? Semua nya sudah ssuai dengan UU yg berlaku dan tidak menyalahi aturan.... Kenapa harus diributkan lagi....? Pemilu kan sudah selesai.... Apa masih ada yg penasaran dengan Presiden pilihan rakyat...?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.