inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Kinerja Positif, JSMR Makin Prospektif

Headline
Istimewa
Oleh: Asteria
Rabu, 10 Februari 2010 | 14:29 WIB
INILAH.COM, Jakarta PT Jasa Marga (JSMR) diperkirakan mencatat kinerja yang positif. Tak heran bila saham operator jalan bebas hambatan ini menjadi salah satu emiten pilihan para analis.
Salah satunya adalah analis PT BNI Securities Maxi Liesyaputra, yang memiliki outlook positif terhadap JSMR. Selain peningkatan kinerja, prospek emiten jalan tol ini juga dudukung gencarnya ekspansi perseroan. Kami rekomendasikan beli, dengan target harga JSMR bisa mencapai Rp1.800, katanya dalam riset, Rabu (10/2).
Saat ini perseroan sedang gencar membangun jalan tol baru minimal sepanjang 20 km. Namun, Maxi menilai, masih ada kendala yang dihadapi perseroan dalam ekspansi tersebut yaitu pembebasan lahan.
Seperti diketahui, JSMR berencana membangun jalan tol sepanjang 250 km di pulau Jawa dengan dana investasi Rp 25 triliun dalam kurun waktu 3-4 tahun mendatang.
Untuk itu, perseroan bakal menggandeng beberapa perusahaan BUMD, lalu BUMN seperti PT Wijaya Karya (WIKA) dan PT Adhi Karya (ADHI). Selain itu juga beberapa perusahaan swasta, seperti Astratel dan Cahaya Mata Sarawak (CMS).
Adapun tiga ruas tol Jasa Marga, yaitu SemarangUngaran (14 km), Bogor Ring Road (4 km), dan SurabayaMojokerto (4 km) mulai beroperasi pada Juli atau September 2010. Kontribusi ketiga ruas tol tersebut ditargetkan mencapai Rp500 miliar atas pendapatan perseroan.
Dalam tiga sampai empat tahun ke depan, JSMR menyiapkan investasi senilai Rp25 triliun dengan sebagian dana investasi berasal dari pinjaman perbankan. Sedangkan tahun ini, JSMR menyiapkan anggaran Capex (belanja modal) Rp3 triliun untuk penambahan jalur, serta kapasitas kendaraan.
Daya tarik perseroan juga berasal dari kinerja yang cukup memuaskan. Manajemen JSMR memprediksi, laba bersih perseroan 2009 yang belum diaudit mencapai Rp900 miliar, naik signifikan 27% ketimbang 2008 sebesar Rp707,8 miliar. Angka itu melampaui target yang dipatok sebelumnya Rp750 miliar.
Pencapaian ini disebabkan realisasi bunga pinjaman lebih rendah dari estimasi. Sedangkan pendapatan yang belum diaudit diperkirakan mencapai Rp3,6 triliun, tumbuh 9% dibandingkan 2008 sebesar Rp3,3 triliun.
Estimasi Maxi atas pendapatan JSMR 2009 inline yaitu Rp3,65 triliun. Namun, laba bersih hanya diprediksikan sebesar Rp801 miliar, ketimbang 2008. Ketika itu, perseroan mencatat pendapatan luar biasa Rp124 miliar, dari kenaikan nilai kepemilikan 23% saham di JORR W1. "Untuk 2010, JSMR akan membukukan pendapatan Rp4,3 triliun, dengan laba bersih Rp1 triliun," tuturnya.
Sementara Samuel Sekuritas memperkirakan laba bersih JSMR pada 2009 mencapai Rp992 miliar. Pencapaian tersebut disebabkan rendahnya realisasi capex perseroan akibat dana talangan dari pemerintah dalam pembebasan lahan.Sedangkan target pendapatan Jasa Marga tahun ini inline, yaitu sebesar Rp4.2 triliun, naik 17%, paparnya.
JSMR saat ini akan fokus ke pengambilalihan saham mayoritas di JORR II dan jalan tol di Jawa Timur. Pengambilalihan ruas tol ini mundur jauh dari perkiraan semula. Menurut kami, hal ini menunggu perubahan peraturan kerjasama swasta dengan pemerintah sehingga perubahan terhadap pemegang saham bisa dilakukan,katanya.
Prospek kinerja yang menarik, membuat Samuel Sekuritas juga merekomendasikan saham JSMR. Saat ini JSMR diperdagangkan pada P/E 2010 diperkirakan mencapai 12.7 kali. Hold untuk saham JSMR, ujarnya. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.