INILAH.COM, Jakarta - Partai Golkar menyatakan siap jika memang kadernya yang berada dalam kementrian KIB jilid II terkena resuffle. Golkar juga tetap akan konsisten terhadap pernyataannya di Kasus Bank Century.
"Partai Golkar siap menerima jika Presiden merubah susunan kabinet. Karena itu hak prerogratif Presiden dan kader-kader Golkar saya kira siap menerima," ujar Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam jumpa persnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/2).
Dalam jajaran kabinet, partai Golkar menempatkan tiga kadernya yaitu Agung Laksono sebagai Menkokesra, Fadel Muhammad sebagai Menteri Perikanan dan Kelautan dan MS Hidayat sebagai Menteri Perindustrian.
Dalam kesempatan yang sama, Agung Laksono dan Fadel Muhammad juga menyatakan siap jika dirinya memang terkena resuffle. "Itu hak prerogratif presiden, Presiden yang berhak menentukan," ujar Agung.
Ical menambahkan, dari awal partai Golkar konsisten dan tidak pernah menginginkan mundur dari pendapatnya di Pasnsus Hak Angket Century, di mana banyak pelanggaran hingga 59 temuan. Golkar meminta pemerintahan bersih dan wibawa. [mev/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !