INILAH.COM, Lausanne Rombongan jurnalis Rumania mendatangi kamp latihan Belanda, mengenakan kostum bertuliskan "Biarkan Kami Menang". Rumania bisa lolos ke perempat final?
Tinggal selangkah lagi bagi Rumania buat meloloskan diri ke perempat final Euro 2008. Tim asuhan Victor Piturca itu tinggal menaklukkan Belanda dalam laga terakhir Grup C, Selasa (17/6) atau Rabu dinihari di Berne, Swiss, untuk memastikan lolos ke babak 8 Besar.
Kini Rumania sudah mengantongi nilai dua dari dua kali hasil imbang melawan Prancis dan Italia. Belanda sendiri sudah aman menempati posisi juara grup dengan mengantongi nilai enam dengan mengalahkan Italia dan Prancis. Karena sudah pasti lolos ke perempat final, skuad Oranye diperkirakan bakal tampil santai menghadapi Rumania.
Meski diramalkan bakal tidak ngotot, kubu Belanda menolak anggapan bahwa mereka melepaskan laga kontra Rumania nanti. "Fakta bahwa kami sudah pasti lolos ke babak perempat final adalah sangat manis. Tapi kami masih ingin menunjukan penampilan terbaik kami," tutur pelatih Belanda, Marco van Basten, di Lausanne, Swiss, Senin (16/6).
Kendati lawan terakhir nanti adalah tim yang baru saja sukses melindas dua tim finalis Piala Dunia 2006, Italia dan Prancis, kubu Rumania tidak gentar sama sekali. Fakta membuktikan, Rumania masih punya harapan.
Sebab, di laga kualifikasi Piala Eropa 2008 tahun lalu, Adrian Mutu dan kawan-kawan sempat menang 1-0 atas Belanda di Constanta dan imbang 0-0 di Rotterdam. Rumania akhirnya jadi juara grup di kualifikasi dengan mengungguli perolehan nilai total tim Oranye.
"Ketika kami menatap Grup C ini, target kami sejak awal adalah tidak boleh kalah dari Italia dan Prancis. Kami menaklukkan Belanda di kualifikasi, sehingga percaya bisa melakukan hal itu lagi di Euro 2008 ini," ujar bek kanan Rumania, Cosmin Contra.
Untuk mengetahui kekuatan terakhir Belanda, kubu Rumania sampai meminta bantuan para wartawan negeri mereka yang meliput putaran final Euro 2008 ini. Maka puluhan jurnalis Rumania berbondong-bondong mengintip jalannya latihan Wesley Sneijder dan kawan-kawan di Lausanne. Mereka datang dengan mengenakan kaos bertuliskan "Biarkan Kami Menang" dan memperlihatkan itu di depan para pemain Belanda.
Sadar dalam posisi sudah aman, Belanda tidak terlalu ngotot mengejar kemenangan. Van Basten malah sudah memastikan tidak mau ambil risiko menurunkan bek Andre Ooijer dan gelandang Nigel de Jong yang sudah mengantongi satu kartu kuning.
Kalau mereka diturunkan melawan Rumania, maka risiko kena kartu kuning kedua bisa terjadi. Itu artinya mereka bakal dilarang tampil dalam pertandingan perempat final nanti. Posisi Ooijer dan de Jong bakal digantikan oleh John Heitinga dan Demy de Zeeuw.
Selain itu, sejumlah pemain pilar lainnya yang jadi starter dalam laga melawan Italia serta Prancis juga bakal diistirahatkan. Maksudnya, agar segar saat tampil di perempat final.
Tapi untuk main santai, para pemain Belanda juga agak keberatan. "Kami tetap harus main seperti kami perlihatkan dalam dua laga sebelumnya. Dan jika kami bisa mengalahkan Rumania dan meraih nilai sempurna, itu akan sangat fantastis bagi kami," ujar Andre Ooijer yang tampil cemerlang dalam dua laga melawan Italia dan Prancis.
Sementara itu, pelatih Rumania, Victor Piturca, berharap bisa menekan Belanda dengan menurunkan formasi ofensif. Ia akan melakukan minimal dua perubahan di posisi pemain starter saat melawan Belanda nanti. Gelandang bertahan Mirel Radoi yang cedera dan sudah dipulangkan akibat cedera kepala saat melawan Italia bakal digantikan pemain lain. Sedangkan bek tengah Dorin Goian bakal absen karena kena dua kartu kuning dalam laga sebelumnya.
Kapten tim Cristian Chivu ditarik menggantikan Goian setelah sebelumnya main di posisi gelandang bertahan. Adapun playmaker Nicolae Dica dan pemain sayap Banel Nicolita ditarik ke lini tengah.
"Normal saja ada pemain yang cedera dan terkena larangan main dalam turnamen panjang seperti ini. Kami punya pemain yang bisa menggantikan sebagus rekan mereka. Kalaupun tidak lebih baik dari yang digantikan, mereka pasti bisa tampil bagus," ujar Piturca.
Kalau Rumania tampil seperti kala menahan imbang Prancis dan Italia, mereka jelas bisa saja menyulitkan Belanda. Tapi bila tim Oranye tampil super agresif seperti saat melindas Italia dan Prancis, maka sulit bagi Rumania buat menghindari kekalahan.
Apalagi sekarang Rumania butuh hasil menang buat mengamankan posisi di peringkat kedua klasemen akhir Grup C nanti. Itu artinya mereka mesti menerapkan formasi agresif 4-4-2 atau 4-3-3. Dan biasanya, permainan ofensif malah bakal membuat Belanda lebih mudah mencuri kesempatan mencetak gol demi gol. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !