inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Korban Century Mau Potong Duit Buat Beli Pesawat Presiden

Headline
Siti Gayatri - Inilah.com /Wirasatria
Oleh:
Rabu, 10 Februari 2010 | 17:52 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Anggota Pansus Hak Angket dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, terlihat memelas saat menghadapi nasabah yang jadi korban Bank Century.

Siti Gayatri, adalah salah satu nasabah korban Bank Century dalam produk investasi Antaboga. Rabu (10/2), Gayatri yang berasal dari Surabaya itu datang kepada Pansus.

Kepada anggota Pansus, dia terus mencecar bahwa uang nasabah Bank Century harus dikembalikan. Dan yang bertanggung jawab adalah pemerintah.

Hal yang sama disampaikan Gayatri, saat tampil live di salah satu televii swasta. Saat dipertemukan dengan Ruhut di acara itu, Gayatri kembali menanyakan kapan pemerintah mencairkan dana keluarganya yang diinvestasikan di Century sebesar Rp 67 miliar.

''Saya tidak melihat partai apa. Yang jelas, dana kami harus dikembalikan bersama bungan setahun. Kami siap dipotong 10 persen, untuk sumbangan beli pesawat presiden,'' kata Gayatri.

Dengan nada tinggi, Gayatri menegaskan bahwa dana yang Century tidak bisa ditagih nasabah ke Robert Tantular. ''Century sudah diambilalih pemerintah. Jadi pemerintah yang harus membayar,'' tegasnya.

''Saya ini seorang demokrat. Bahkan, menjadi tim sukses bapak. Tapi, dana itu adalah dana keluarga yang harus dikembalikan,'' tegasnya.

Ruhut sendiri tidak banyak menjawab selain menyatakan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Jadi, semuanya harus diselesaikan dengan hukum.

Gayatri menjawab:''Ya, tapi di negeri ini yang berlaku ya hukum karma pak!''[*/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
poltak @ Rabu, 10 Februari 2010 | 20:51 WIB
Nah, coba ente lawan tuh Bu Gayatri, jangan bisanya cuma jadi preman di rapat pansus.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.