INILAH.COM, Jakarta - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melaporkan produksi CPO pada Januari 2010 mengalami penurunan sekitar 0,6% dari 78.990 ton menjadi 78.524 ton.
Buletin bulanan AALI mencatat, produksi CPO ini turun lantaran produksi minyak sawit AALI di Sumatera dan Sulawesi turun masing-masing sekitar 16,1% menjadi 132.600 ton dan 3,6% menjadi 66,648 ton. Sedangkan produksi di Kalimantan naik 37% menjadi 101,476 ton.
Sebaliknya, pada bulan yang sama, produksi TBS AALI mencapai 300,724 ton. Dari total TBS AALI, wilayah Sumatera memberikan kontribusi 44,1% atau 132.600 ton, wilayah Kalimantan sebesar 33,7% menjadi 101.476 ton dan Sulawesi pun menyumbang 22,2% atau 66.648 ton.
Untuk periode 2010, negara India dan China memproyeksikan akan menjadi pemicu utama pertumbuhan konsumsi CPO sebesar 4,7%, yaitu dari 45,3 juta ton pada periode yang sama tahun lalu menjadi 47,5 juta ton.
Paningkatan konsumsi dunia tersebut terutama karena harga CPO yang rencah dibandingkan harga minyak nabati lainnya dan adanya ketersediaan CPO yang mencukupi. Konsumsi CPO negara India selama periode tersebut diperkirakan mencapai 7 juta ton, naik sebesar 2,9%.
Sementara itu, konsumsi CPO China diperkirakan akan naik sebesar 4,8% yaitu
dari 6,2 juta ton menjadi 6,5 juta ton. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !