Senin, 28 Mei 2012 | 18:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pendidikan Murah Bertaraf Internasional
Headline
Istimewa
Oleh: Alunx
web - Kamis, 11 Februari 2010 | 11:36 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Bagi para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang ingin meraih pendidikan bertaraf dunia, kini tak perlu lagi pergi jauh. Negara tetangga Malaysia, menawarkan pendidikan bertaraf dunia, dengan tetap mengedepankan nilai Asia.

Malaysia adalah 1 dari 13 negara yang menandatangani perjanjian akreditasi internasional di bawah Perjanjian Washington tahun 2009. Dengan akreditasi ini, maka kualitas pendidikan di 15 universitas di Malaysia bisa disejajarkan dengan universitas di Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris.

"Melihat Malaysia termasuk dalam Perjanjian Washington, maka tidak perlu ragu dengan kualitas ijazah kami, karena kami akan senantiasa dipantau dan didampingi oleh badan akreditasi internasional, demikian dituturkan Direktur Pemasaran Pendidikan Antar-bangsa Malaysia, Dr Syed Alwee Alsagoff dalam pameran pendidikan Kampus-Kampus Tren 2010, di Jakarta, Rabu (10/2).

Menariknya, pendidikan bertaraf internasional itu, bisa diraih dengan biaya lebih rendah jika dibanding dengan negara-negara lain yang tergabung dalam Perjanjian Washington.

Dengan rata-rata total biaya kuliah plus biaya hidup kurang lebih Rp 180 juta, seorang pelajar dapat menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) atau Pascasarjana (S2 dan S3) termasuk sarjana MBA. Angka ini nilainya hanya sekitar sepertiga dari biaya kuliah di Eropa atau Australia, tambah Syed Alwee.

Kedekatan dan kesamaan budaya dengan Indonesia, juga menjadi daya tarik tersendiri untuk belajar di Malaysia. Malaysia menawarkan keserasian dengan cara hidup nusantara, kemesraan komunitas, minimnya gangguan keamanan. Karena keamanan warga kampus diawasi oleh pegawai keselamatan professional.

Saat ini, ada sekitar 70.000 pelajar asing yang sedang mengenyam pendidikan S1 dan S2 di Malaysia, dan 10.000 diantaranya berasal dari Indonesia. Mereka bisa menempuh pendidikan berkualitas baik, tanpa harus mengeluarkan biaya yang relatif murah.

Selain mendapat pendidikan dengan kualitas baik, belajar di Malaysia juga diakui akan membuat para mahasiswa peka dan terbiasa dengan keragaman berbagai budaya, serta mengasah keterampilan mereka berbahasa Inggris. Karena bahasa pengantar yang dipakai adalah bahasa internasional tersebut.

Pendidikan di Malaysia sebelumnya juga sudah mendapat pengakuan dunia internasional. Organisasi Dunia bidang Pendidikan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Unesco) mengakreditasi Malaysia sebagai tuan rumah pendidikan di peringkat universitas yang menjadi pilihan utama pelajar.

Sejumlah kampus ternama di benua Eropa dan Amerika juga membuka afiliasi/cabang di Malaysia. Contohnya: Nottingham University, Curtin dan Newcastle.
Tak hanya berusaha meraih siswa, Pemerintah Malaysia juga membuka kesempatan bagi para dosen untuk mendapatkan pengalaman di Negeri Jiran itu.

Program ini merupakan program kerjasama mutualisme yang diharapkan bisa mempererat hubungan baik, termasuk juga memberi nilai tambah bagi pendidikan di kedua negara.
Hingga kini setidaknya jutaan orang dari berbagai penjuru yang pernah belajar di Malaysia, telah bekerja sebagai profesional, pelaku industri, akademisi, dan juga menteri di negaranya masing-masing. [mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.