INILAH.COM, Kediri Jelang laga di hari Sabtu (13/2), pelatih Sriwijaya FC (SFC) dan Persik Kediri sama-sama optimistis untuk meraih kemenangan dan juga saling mewaspadai kekuatan lawan.
Persik yang baru mengalami kekalahan 1-3 akan kebali menghadapi salah satu tim kuat di Indonesia Super League musim ini.
Pelatih Gusnul Yakin menyatakan tidak ingin membawa anak asuhnya larut dalam keterpurukan dan siap mengambil poin penuh dalam partai kandang yang akan digelar di Stadion Brawijaya.
Kami tidak ingin larut dengan kekalahan sebelumnya dan harus bangkit. Sriwijaya memang tim bagus dan punya materi pemain berkualitas, tapi kami akan bertekad mengalahkannya. Apalagi, kami main di kandang sendiri, ucap Gusnul seperti dikutip Antara.
Tidak ada strategi khusus, karena kami akan bermain terbuka dan menyerang. Yang penting, anak-anak tidak boleh memberi kesempatan mereka leluasa bergerak di daerah pertahanan," lanjut mantan pelatih Arema Malang tersebut.
Pemain yang menjadi perhatian Gusnul adalah gelandang serang SFC asal Liberia, Zah Rahan Krangar, yang dianggapnya sebagai roh permainan Laskar Wong Kito serta dua legiun asing lainnya Keith Kayamba Gumbs serta Richard Onoure Obiora.
Di tempat terpisah, Rahmad Darmawan mengaku pemain-pemain SFC memiliki motivasi tinggi setelah sebelumnya menang 2-0 dalam pertandingan tandang melawan Persebaya Surabaya. RD, begitu dia biasa dipanggil, juga berharap agar anak asuhnya tidak lengah menghadapi Macan Putih yang memiliki amunisi lokal yang mumpuni.
"Motivasi pemain untuk kembali meraih kemenangan cukup tinggi, tapi kami tetap tidak boleh lengah. Persik tentu juga ingin menang karena sebelumnya juga kalah dari Persib," tutur pelatih yang pernah dinominasikan sebagai pelatih tim nasional Indonesia itu.
Tuan rumah punya beberapa pemain kunci yang patut diwaspadai, seperti Saktiawan Sinaga, Yongki Aribowo dan Mahyadi Panggabean. Organisasi permainan mereka juga bagus, dan kami tidak boleh memberi banyak ruang kepada mereka untuk berkembang," tukasnya.[nov]