INILAH.COM, Jambi- Keberadaan warung internet (warnet) di Kota Jambi sangat mengganggu persiapan pelajar dalam menghadapi ujian nasional (UN) yang sebentar lagi akan dilaksanakan.
"Jelas sangat mengganggu, apalagi warnet yang ada banyak dikunjungi kaum pelajar," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kota Jambi A. Sihabbudin di Jambi, Jumat (12/2).
Menurut dia, pertumbuhan warnet di Kota Jambi saat ini semakin menjamur dan tumbuh di mana-mana. Ironisnya, sebagian besar pengunjung didominasi oleh kalangan muda dan pelajar.
Keadaan seperti itu tentunya akan sangat mengganggu persiapan pelajar yang bakal menghadapi UN yang diperkirakan jatuh pada Maret 2010. Kebiasaan pelajar yang sering berkunjung ke warnet tentunya mengurangi waktu mereka untuk belajar. Padahal, tingkat kesulitan UN tentunya akan disesuaikan dengan batasan nilai kelulusan UN.
"Berbagai fasilitas permainan di dalam warnet sangat berpengaruh pada pola pikir pelajar. Tentunya keinginan untuk belajar bisa terganggu, hal ini perlu diawasi, baik sekolah maupun orangtua," tuturnya.
Tidak hanya itu, Sihabbudin berharap tidak hanya guru dan orangtua, instansi terkait bisa meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan pelajar saat jam pelajaran sekolah.
"Bila perlu dilakukan operasi penertiban kepada pelajar yang sering mangkal atau bermain di warnet saat jam sekolah," katanya.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !