inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Kejagung Masih Selidiki Korupsi Tiket Kemlu

Headline
Marwan Effendy - inilah.com/Wirasatria
Oleh:
Senin, 15 Februari 2010 | 13:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku masih menyelidiki dugaan korupsi biaya penggantian harga tiket kepulangan para diplomat dari luar negeri yang merugikan keuangan negara Rp6,05 miliar.

"Ya kasus itu masih dalam penyelidikan," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Marwan Effendy, di Jakarta, Senin (15/2).

Sebelumnya, ICW melaporkan dugaan korupsi biaya perjalanan pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dengan potensi kerugian negara sebesar Rp6,05 miliar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kasus itu terkait dengan penggelembungan harga tiket perjalanan dinas para diplomat atau pejabat beserta keluarga pada 2009," kata Kepala Divisi Investigasi ICW, Agus Sunaryanto di Gedung KPK, beberapa waktu lalu.

Menurut Agus, sedikitnya ada tujuh perusahaan yang ditunjuk sebagai rekanan untuk keperluan perjalanan dinas para pejabat itu. Namun, penghitungan kerugian negara selama 2009 didapat dari data kerjasama Kementerian Luar Negeri dengan empat rekanan.

Salah satu cara penggelembungan, kata Agus, adalah dengan menggunakan invoice kosong yang diberikan oleh pihak rekanan. Dengan demikian, para pejabat bisa dengan leluasa menentukan harga tiket. "Jika rekanan tidak memberikan, maka akan dipersulit dalam mendapatkan proyek di masa mendatang," kata Agus. [*/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.