Kamis, 17 Mei 2012 | 04:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Petani akan Demo ke Jakarta Tolak RPP Tembakau
Headline
istimewa
Oleh:
web - Selasa, 16 Februari 2010 | 14:15 WIB
INILAH.COM, Temanggung - Ribuan petani dari Temanggung dan daerah penghasil tembakau lainnya akan melakukan unjuk rasa ke Jakarta menolak Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengamanan Produk Tembakau sebagai Zat Adiktif bagi Kesehatan.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jawa Tengah, Wisnu Broto di Temanggung, Selasa, mengatakan, sekitar 3.000 petani tembakau akan berangkat ke Jakarta menolak RPP tersebut karena rancangan itu merugikan petani tembakau.

Menurut dia, para petani akan melakukan unjuk rasa menolak RPP itu ke Kementerian Kesehatan, Kementerian Hukum dan HAM, dan DPR RI. "Rencananya, kami akan melakukan unjuk rasa pada 24 Februari 2010 atau 1 Maret 2010, menunggu kesepakatan dan persiapan," katanya di Temanggung, Selasa (16/2).

Ia mengatakan, petani Temanggung dan Wonosobo telah menyiapkan sekitar 50 bus untuk berangkat ke Jakarta dan masih ditambah dari petani daerah lain yang juga penghasil tembakau.

Ketua APTI Temanggung, Achmad Fuad mengatakan, industri rokok mempunyai dimensi kepentingan yang luas. Sektor ekonomi, keuangan, sosial, budaya, pendidikan, olahraga, pesta politik mendapat pengaruh langsung industri rokok. "Jalannya roda pemerintah juga mendapat pengaruh positif produk hasil tembakau atau industri rokok melalui penerimaan cukai," katanya.

Menurut dia, dampak besar terhadap aspek kehidupan ini menegaskan bahwa semua peran atau kontribusi industri hasil produk tembakau ini harus dipertahankan.

Ia mengatakan, ketika Kementerian Kesehatan menelurkan RPP tentang Pengamanan Produk Tembakau sebagai Zat Adiktif bagi Kesehatan banyak pihak merasa keberatan, terutama para petani tembakau dan cengkih.

Secara ekonomis, katanya, masyarakat Kabupaten Temanggung tergantung dengan produk tembakau. Setiap tahun daerah ini menghasilkan sekitar 8.400 ton tembakau dengan harga rata-rata Rp70 ribu per kg. Pendapatan petani tembakau Temanggung sekitar Rp588 miliar. Jumlah kepala keluarga petani tembakau sekitar 50 ribu kepala keluarga (KK) atau hampir sepertiga dari jumlah KK di Kabupaten Temanggung. [*/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.