INILAH.COM, Jakarta - Setelah rights issue saham Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menjadi 70,14% sedangkan publik hanya 28,12%. Sedangkan PT Bakrie&Brother Tbk (BNBR) pun menguasai 1,46% saham ENRG.
"Proses rights issue dan pelunasan utang perseroan cukup sukses merupakan perjalanan penring rencana ENRG untuk meningkatkan usahanya," kata CEO ENRG Imam Agustino dalam penjelasan resminya kepada INILAH.COM, hari ini.
Menurut Imam, perusahaan telah merealiasasikan potensi peningkatan signifikan dari cadangan minyak dan gas yang telah melampaui 50 juta per barel dari ekuivalen minyak.
ENRG telah menawarkan 26,18 miliar saham dan 4,9 waran dengan total dana yang dihimpun sebanyak Rp4,48 triliun. Seluruh proses rights issue sudah dilaksanakan dengan komitmen dari Danatama Makmur dan Madani Sekuritas. Bakrie&Brother sebagai salah satu pemegang saham ENRG telah kelebihan perminyaan 4,9 miliar saham senilai Rp912 miliar dari rights issue itu. [san/cms]