SAAT ini zaman serba susah. Terjadi krisis global, akibatnya terjadi PHK di berbagai perusahaan.
Salah seorang yang terkena PHK adalah Paimo. Bulan ini ia tidak bisa lagi mengirimkan uang untuk istrinya di kampung halaman. Ia hanya bisa mengirim surat. Isinya demikian:
"Maafkan Kanda, Sayang. Bulan ini Kanda tidak bisa mengirim uang untuk kebutuhan keluarga di rumah. Kanda hanya bisa mengirimimu 1000 ciuman. Dari yang Paling Mencintaimu: Kanda Paimo."
Seminggu kemudian Paimo mendapat surat balasan dari istri tercintanya,
"Kanda Paimo, tersayang. Terima kasih atas kiriman 1.000 ciumanmu. Untuk bulan ini Dinda akan menyampaikan laporan pengeluaran keluarga. Tukang minyak bersedia menerima dua ciuman setiap kali membeli lima liter, tukang listrik mau dibayar dengan empat ciuman per tanggal 10 tiap bulan, pemilik kontrakan rumah mau dibayar cicil dengan tiga ciuman setiap hari, engkoh pemilik toko bahan makanan tidak mau dibayar pakai ciuman. Ia maunya dibayar dengan yang lain. Ya, Dinda berikan saja, keperluan pribadi Dinda bulan ini mencapai 50 ciuman.
Kanda tersayang. Bulan ini Dinda masih menyimpan 125 ciuman. Mohon saran dari Kanda tersayang, 125 ciuman ini bisa dipakai untuk apa saja ya? Salam paling sayang: dari Dinda seorang." [mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !