INILAH.COM, Jakarta - PT Benakat Petroleum Energi Tbk (BIPI) masih mempertimbangkan sumber pendanaan untuk akuisisi saham PT Elnusa Tbk melalui PT Tridaya Esta.Hal itu disampaikan Sekretaris Perusahaan BIPI, Ferdinand Dion dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (18/2). "Tujuan akuisisi tersebut untuk mengedepankan peranan unit jasa EPC sebagai pendukung industri minyak dan gas bumi," tulisnya.
BIPI bergerak di perusahaan energi yang memiliki potensi pada portofolio aset energi dan berbasis pada penyediaan jasa. Perseroan juga memiliki kontrak jangka panjang untuk pengelolaan minyak, ijin usaha pertambangan batubara dan mangan. Di sisi lain PT Elnusa Tbk sebagai penyedia jasa terintegrasi di sektor hulu mintak dan gas. Dengan integrasi tersebut diharapkan bisa memperbesar portofolio aset energi, minyak dan gas.
Pada 10 Februari 2010, perseroan dan PT Tridaya Esta sepakat untuk menandatangani conditional share sale and purchase agreement (CSSPA). Transaksi akuisisi 37,15% atau sebanyak 2.711.565.890 saham Elnusa yang dimiliki PT Tridaya Esta akan dilakukan pada harga Rp330 per saham dengan total Rp894.816.743.700. Total nilai transaksi tersebut setara dengan 49.12% dari nilai total ekuitas perseroan Rp1,82 triliun. Perseroan pun masih mempertimbangkan pendanaan untuk akuisisi tersebut bisa dari luar dan internal maupun keduanya. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !