INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) belum akan membuka suspensi perdagangan saham PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO). BEI minta keterangan tambahan dari perseroan.
Hal itu disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito, Kamis (18/2). Eddy mengatakan, pihaknya perlu kembali mendalami standstill agreement dan kesepakatan yang sudah didapatkan oleh perseroan. "CPRO belum dibuka suspen, jangan buru-buru," ujar Eddy.
Ia menambahkan, BEI kemungkinan akan mengirim surat kepada CPRO hari ini untuk meminta penjelasan tambahan dari keterbukaan informasi yang sudah dikirimkan oleh CPRO kepada bursa. "Sementara kita minta penjelasan tambahan. Bila dirasa kurang cukup maka kita akan undang CPRO untuk minta penjelasan lebih lengkap," tambah Eddy.
BEI juga mengharapkan CPRO bisa menyelesaikan restrukrisasi utang obligasi anak perusahaannya. Seperti diketahui, BEI mensuspen saham CPRO terkait potensi gagal bayar bunga obligasi anak perusahaan CPRO yaitu Blue Ocean Resources pada Senin (1/2) hingga saat ini dan sebelumnya pernah disuspen pada 8 Januari 2010. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !