INILAH.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya telah menyiagakan Tim SAR dari Brimob guna mengatasi banjir bandang di wilayah DKI Jakarta. Ini merespon prediksi dalam waktu 6 jam Jakarta terendam air.
"Tim SAR dari Brimob kita punya 5 Datasemen yang siap digerakkan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Wahyono usai salat Jumat, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/2).
Polda Metro Jaya, kata Wahyono, melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG). Koordinasi dilakukan hingga ke level Walikota wilayah DKI Jakarta mengenai ketinggian air sungai di
pintu-pintu air sungai.
Jika BMG menyatakan kondisi air di pintu bendungan sungai melampaui batas ketinggian normal, maka akan ada peringatan kepada warga. Khususnya penduduk yang bemukim di sekitar bantaran kali, harus mengungsikan diri. "Kalau BMG bilang air tinggi, saya perintahkan Datasemen untuk mendekati genangan air. Kita akan bantu untuk evakuasi," terang Wahyono.
Termasuk mobil ambulan dan perahu karet, Wahyono menambahkan, telah disiapkan. Ada pun 5 Datasemen tim SAR dari Brimob, kekuatannya mencapai sekitar 1.500 personel. Wahyono menjelaskan, 1 Datasemen tim SAR berjumlah sekitar 300 personel. [ikl]