INILAH.COM, Jakarta - RUU nikah siri menimbulkan kontroversi. Namun Ira Wibowo mengaku tak mampu berpihak. Ia mengaku netral, tak mau mendukung juga tak menolak. Tapi ia mendukung perempuan.
"Kalau saya pribadi bingung menjawab. Karena ini sudah bersinggungan antara agama dan hukum negara. Saya ada di tengah-tengah, nggak mendukung juga nggak melarang. Biar itu diurus sama orang-orang yang ngerti," terang Ira yang ditemui di Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Jumat (19/2).
Ira yakin, semangat untuk membuat UU itu adalah untuk melindungi kaum perempuan. Namun ia juga berharap, pemerintah lebih serius membuat RUU tersebut, jangan sampai ada yang dirugikan.
"Saya suka merasa kasihan kalau ada wanita yang dipoligami. Saya juga kasihan wanita yang dinikah siri, dia nggak punya hak," sambung Ira.
Soal salah satu syarat pria bule yang menikah dengan wanita Indonesia yang diwajibkan memberikan unang jaminan sebesar Rp500 juta, Ira pun berkomentar.
"Nikah itu bukan masalah uang saja, tapi komunikasi juga, masalah hati juga. Kalau itu sih tergantung si perempuan saja," tutur istri Katon Bagaskara ini. [aji/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !