INILAH.COM, Jakarta - Akhir pekan ini, indeks tergelincir 0,2% menyusul koreksi bursa Asia. Di dalam negeri, saham BUMI pun mendukung pelemahan indeks dengan penjualan paling aktif.
Berdasarkan data resmi BEI pada penutupan perdagangan kemarin, investor asing melakukan aksi jual sebanyak 49.350.000 lembar dengan total perdagangan sebanyak 114.692.500 lembar senilai Rp260,757 miliar. Kemudian disusul saham ADRO dengan total penjualan sebanyak 36.506.000 lembar dari total perdagangan 98.042.000 lembar senilai Rp175,883 miliar.
Selain itu, ada saham ELTY yang laku dijual sebanyak 7.597.000 lembar dari total perdagangan 81.0335.500 lemabr senilai Rp18,043 miliar. Begitu juga dengan saham TINS yang banyak dijual 5.986.000 lembar dari total perdagangan sebanyak 22.699.000 lembar senilai Rp46,50 miliar. Namun, dari total perdagangan saham PGAS sebanyak 24.050.500 lembar senilai Rp88,113 miliar hanya 4.587.000 lembar yang dijual.
Hal yang sama pun terlihat dari penjualan saham SMCB dari total perdagangan 8.420.000 lembar senilai Rp13,68 miliar hanya 4.214.500 lembar yang dijual. Saham CTRP pun dari total perdagangan 6.407.500 lembar senilai Rp1,662 miliar hanya ada 3.973.500 lembar saham.
Selain itu, saham BBRI pun laku dijual sebanyak 2.592.000 lembar dari total perdagangan 5.523.000 lembar senilai Rp41,42 miliar. Ada juga saham BWPT dari total perdagangan 18.013.000 lembar senilai Rp10,28 miliar hanya ada 2.534.000 lembar yang dijual. Serta saham INCO pun laku dijual sebanyak 2.415.000 lembar dari total perdagangan 13.191.000 lembar senilai Rp48,809 miliar. [san/cms]