INILAH.COM, Malang - Janji Aremania untuk menyambut kedatangan rombongan Persebaya ke Malang dengan damai, ternyata hanya isapan jempol belaka.
Seperti dilansir dari Beritajatim.com, saat rombongan pemain yang datang ke Stadion Kanjuruhan tempat dimana laga Arema Indonesia dan Persebaya dihelat, truk rantis yang mengangkut rombongan pemain dan ofisial tetap mendapatkan aksi teror.
Buktinya, dari pantauan beritajatim.com di lapangan, selain memaki dengan kata-kata kotor dan mengacungkan jari tengah, ribuan Aremania yang masih berada di luar stadion, juga melempari truk rantis yang mengangkut pemain dan ofisial Persebaya dengan botol air mineral, sepatu hingga batu.
Untungnya, antisipasi yang dilakukan pihak kepolisian berhasil dan terlihat efektif dalam mengamankan pemain dan ofisial hingga ke dalam stadion.
Hingga berita ini diturunkan, sekitar 5.000 Aremania masih ada yang berada di luar Stadion Kanjuruhan akibat tidak kebagian tiket. Akibat hal itu, diantaranya ada yang memilih pulang untuk menyaksikan di televisi.[*/had]