INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) masih akan mempelajari penjelasan terakhir yang diberikan PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) kepada BEI.
Hal itu disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito lewat pesan singkat yang diterima INILAH.COM, Senin (22/2). "Kita akan mempelajari dulu," ujar Eddy.
Seperti diketahui, PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) dalam keterbukaannya hari ini meminta BEI untuk membuka suspensi perdagangan saham CPRO. Menurut Corporate Secretary CPRO Albert Sebastian, pihaknya telah memenuhi keterbukaan informasi kepada BEI.
Sebelumnya, BEI masih menanyakan soal kesepakatan standstill agreement CPRO yang telah disetujui oleh pemegang obligasi.
Suspensi saham CPRO ini telah dilakukan pada 8 Januari 2010, dan hingga saat ini suspensi saham CPRO masih diberlakukan. Suspensi tersebut terkait potensi gagal bayar kupon bunga obligasi anak perusahaan CPRO yaitu Blue Ocean Resources Ltd. [cms]