inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pijak Refleksi dari Relaksasi Hingga Pengobatan

Oleh:
Rabu, 24 Februari 2010 | 00:03 WIB
BANYAK orang pergi ke spa/tempat refleksi untuk ditherapi yang tujuannya juga bermacam-macam, seperti relaksasi hingga berobat. Tapi rasanya tidak banyak orang yang memahami sirkulasi therapi zona rekleks.
Refleksi zona therapi merupakan cara pengobatan Tiongkok kuno yang konon bisa dipakai sebagai pengobatan penyakit. Penyembuhannya dengan melakukan penyaluran energi ke organ yang terganggu/sakit, lewat gari-garis zona. Yaitu dengan memijat titik-titik refleksi di sekitar kaki dan telapak kaki, tangan dan jari-jari.
Di dalam tubuh manusia terdapat sepuluh garis zona refleks ini sesuai dengan jumlah jari jemari kaki dan tangannya. Setiap garis refleks yang sebagian besar terletak di daerah kaki dan telapak kaki penarikannya melalui tengah-tengah zona dan mencakup seluruh organ-organ yang dilalui zona refleks tersebut.
Daerah refleks merupakan titik-titik pusat urat syaraf dan titik-titik tersebut berhubungan dengan tubuh yang bersangkutan. Tekanan rangsang pemusatan therapi sebagian besar lewat garis refleks di daerah kaki meskipun di daerah lain dari tubuh juga terdapat titik-titik zona refleks.
Memijat di darah refleksi berarti memberikan rangsang yang akan diterima oleh urat syaraf sensorik, dan langsung disampaikan kepada urat syaraf motorik dilanjutkan kepada organ sasaran yang dikehendaki.
Hal itu bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah pada organ tersebut. Dan itu ternyata bermanfaat serta berkhasiat yang dapat di buktikan dengan nyata oleh therapi pijat refleksi pada kaki.
Kehidupan modern membawa kaki selalu beralas bahkan terbungkus. Keadaan tersebut mengakibatkan refleksi di kaki jarang disentuh dan menyebabkan kurangnya rangsang pada pembuluh darah dan urat syaraf. Akibatnya, aliran darah serta stimulan tubuh yang lain terganggu.
Berjalan dengan kaki telanjang di tempat bebatuan akan membuat kaki merasa hangat serta peredaran darah, badan jadi sehat. Hal itu dibuktikan para petani di desa yang rata-rata tubuhnya terbukti sehat dan kuat.
Apabila ada organ yang terganggu atau sakit, dibutuhkan aliran darah yang lancar di bagian tersebut guna menyembuhkan penyakit. Bila peredaran darah lancar tubuh jadi sehat. Sebaliknya bila peredaran darah terganggu, pengiriman makanan ke seluruh tubuh terganggu pula, akibatnya kotoran dalam tubuh tidak tersalurkan ke dalam saluran pembuangan dengan lancar.
Hal ini mengakibatkan terjadi endapan kotoran di dalam tubuh dan akhirnya dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Pijak seperti ini salah satunya dilakukan Slamet, seorang therapis di klinik zona refleksology, di Jalan Wolter Mongonsidi Jakarta Selatan.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.