inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Budak Nafsu Tertua Korea Tutup Usia

Headline
Ilustrasi - istimewa
Oleh:
Rabu, 24 Februari 2010 | 10:40 WIB
INILAH.COM, Seoul - Le Jeom-rae, salah seorang perempuan Korea tertua yang dipaksa menjadi budak nafsu tentara Jepang pada Perang Dunia II, meninggal akibat pendarahan otak.

Menurut kelompok bantuan korban budak nafsu Jepang, Rabu (24/2), Lee meninggal dua pekan lalu pada pada usia 89 tahun. Ia dilahirkan pada 1921 di Iksan, kota pertanian di provinsi Jeolla Utara yang terletak di sepanjang pantai barat, yang kini masuk wilayah Korea Selatan.

Lee digiring secara paksa ke rumah pelacuran di garis depan oleh tentara Jepang, ketika masih berumur 14 tahun. Perempuan itu menderita tekanan mental dan penderitaan fisik, karena dipaksa menjadi budah nafsu tentara Jepang di China dan Singapura selama 14 tahun. Hingga dipulangkan ke negaranya empat tahun sebelum pemerintah kolonial Jepang menyerah.

Kematian Lee diumumkan oleh Dewan Korea untuk Wanita yang terdaftar sebagai Budak Nafsu Militer Jepang. Kelompok yang bermarkas di Seoul itu bertugas menuntut permintaan maaf secara resmi dan kompensasi yang memadai para bekas budak seks dari pemerintah Jepang.

Di Korea kini terdapat 86 korban budak nafsu sejak Perang Dunia II yang masih hidup dan terdaftar di pemerintah Korea. Pada 2 Januari, korban lain budak nafsu Jepang, Kim Sun-ak, meninggal karena kanker. Para aktivis prihatin banyak korban berusia lanjut meninggal tanpa mendapat permintaan maaf atau kompensasi dari pemerintah Jepang.

Lebih dari 200 ribu budak nafsu dari Korea dan negara-negara Asia lainnya dipaksa untuk ditempatkan di rumah-rumah pelacuran di garis depan oleh militer Jepang semasa Perang Dunia II, ketika Semenanjung Korea berada di bawah pendudukan kolonial Jepang. [*/vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.