INILAH.COM, Sepang - Juara dunia MotoGP, Valentino Rossi, berharap persaingan menjadi semakin ketat di musim 2010, seperti yang dahulu kerap terjadi saat MotoGP masih menggunakan mesin 990cc.
Rossi tampil mengejutkan saat merebut kemenangan di tikungan terakhir dengan menyalip rekannya di tim Fiat Yamaha, Jorge lorenzo, di Katalunya musim lalu, kemenangan pertama di era 800cc yang diraih dengan menyalip di lap terakhir.
Seri di Barcelona adalah satu dari tiga seri (dari 17) di 2009 yang dimenangkan dengan selisih kurang dari satu detik. Sangat minim bila dibandingkan Kejuaraan Dunia Superbike, yang tercatat sembilan kali terjadi (dari 28 seri) di akhir musim lalu.
Pertama-tama, saya harap di tahun 2010 lebih banyak balapan yang seketat di Barcelona tahun lalu atau Laguna Seca 2008, karena itu adalah balapan paling seru di MotoGP, ujarnya kepada Crash.net.
Tetapi dalam beberapa tahun terakhir, sayangnya, saya rasa persaingan tidak terlalu ketat. Jadi setiap orang berharap balapan kembali ketat seperti empat atau lima tahun lalu, dengan pemenang yang selisihnya hanya tipis di depan urutan kedua, atau persaingan hingga lap terakhir, tambahnya.
Ketika ditanya prediksinya mengenai jumlah seri yang harus direbut untuk kembali menjadi juara dunia, Rossi mengaku sulit menjawabnya.
Mustahil memprediksi melalui jumlah kemenangan karena setidaknya ada empat pembalap yang berpeluang meraih lebih daru satu kemenangan. Jadi, sangat penting untuk selalu finis di urutan pertama, merebut poin, dan menang jika memang memungkinkan, lanjut sang bintang.
Catatan enam seri yang dimenangkan Rossi tahun 2009 lalu adalah yang paling sedikit dari sembilan musim yang pernah ia juarai. Sementara musim tersuksesnya ialah tahun 1997 (125cc), 2001 (500cc), 2002 (990cc), dan 2005 (990cc) dimana ia memenangkan sebelas seri.[boy]