Senin, 28 Mei 2012 | 23:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Mengapa Buya Syafii Maarif Tolak Bertemu SBY?
Headline
Ahmad Syafii Maarif - inilah.com
Oleh: Ahluwalia
web - Kamis, 25 Februari 2010 | 10:36 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Bangsa ini masih punya tokoh panutan berintegritas tinggi. Cendekiawan muslim dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif, sang tokoh itu, menolak memenuhi undangan bertemu Presiden SBY soal Bank Century. Mengapa?

Buya Syafii menolak memenuhi undangan Presiden SBY yang ingin meminta nasihat terkait penyelesaian kasus Bank Century. Kisah ini mengingatkan kita kepada Presiden Soeharto yang meminta bertemu Prof Nurcholish Madjid, cendekiawna Muslim, menjelang lengser keprabon dari istana.

Staf khusus SBY, Andi Arief, mendekati Buya Syafii dengan mengajaknya bertemu di sebuah hotel. "Dia bilang Presiden SBY mau ketemu, saya bilang nggaklah. Sebagai warga negara saya mau bertemu, tapi kalau terkait Pansus Century saya nggak mau," tegas Buya Syafii.

Buya menambahkan, dengan bertanya apa tujuan Istana mengundangnya terkait Pansus Century, Andi pun mengatakan, 'SBY ingin meminta nasihat dari Buya'.

"Apa yang dinasihati? Dia (SBY) itu kan lebih tahu dari saya. Pansus itu harus dituntaskan. Century harus kita bongkar penuh. Kalau DPR masih punya hati nurani, hasil paripurna nanti akan sesuai harapan rakyat," kata Syafii.

Syafii mengatakan sikapnya sudah kukuh terkait dengan kasus Bank Century. Kasus ini harus diungkap habis. Bila bersedia bertemu SBY, sikap Syafii bisa ditafsirkan sebagai inkonsistensi.

Andi Arief, Selasa malam, membenarkan melakukan pertemuan dengan Syafii. Andi mengaku mengungkapkan data soal L/C fiktif Bank Century yang salah satunya menyeret nama inisiatof Pansus M Misbakhun. Syafii, kata Andi, kaget dengan data-data terkait Misbakhun yang disodorkannya.

Namun Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu kecewa dan kesal terhadap Staf Khusus Presiden Andi Arief. Pasalnya, Andi Arief menyatakan bahwa Buya Syafii terkejut setelah mengetahui kasus letter of credit politisi PKS Muhammad Misbakhun di Bank Century yang mengalami gagal bayar.

Ini tidak sehat, anak ini (Andi Arief-red) menyalahgunakan. Saya nggak ngerti soal itu, kata Syafii kepada pers.
Tidak hanya itu, Buya Syafii, panggilan akrabnya, juga mengatakan Andi Arief tidak bermoral. Ini tidak sehat, anak ini tidak bermoral, kesalnya.
Sepertinya, Buya Syafii merasa dijadikan tumbal oleh Andi Arief untuk menekan PKS. Sehingga Buya menilai sosok Andi Arief ini tidak bermoral.
Andi Arief merupakan staf khusus SBY yang melobi ke sejumlah elite parpol, termasuk PDIP. "Namun cara dan kelakuan Andi tidak simpatik sehingga menimbulkan sinisme publik," kata seorang pengamat politik. [mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
Fachzenil
Selasa, 29 Juni 2010 | 13:40 WIB
Inilah satu lg kegagalan SBY, yaitu memilih org seperti Andi Arief. Bukan saja dia tdk bermoral, tapi banyak kekurangan yg tdk pantas bicara mewakili kepala negara. Dia msh mentah, kurang ilmu, latar belakang tdk jelas, pernah ke-kiri2-an.
Andi Hariyadi
Minggu, 28 Februari 2010 | 20:53 WIB
Buya harus lebih waspada karena bola panas kasus century semakin parah, salut atas sikap anda yang begitu kokoh menghadapi kemelut ini, nasehat anda sebenarnya sudah cukup banyak di berbagai media, tetapi juga tidak dilaksanakan. Semoga Bangsa ini semakin cerdas dan bijak, buya syafi'i semoga tetap sehat untuk lebih khidmat mengawal bangsa ini
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.