INILAH.COM, Jakarta - PT Inovisi Infracom Tbk (INVF) menyepakati tidak mengubah status perseroan menjadi Penanaman Modal Asing atau PMA.
Sebanyak 74% pemegang saham dalam RUPS hari ini tidak menyetujui berubah menjadi PMA. "Kita sudah mengumumkan tidak jadi mengubah perseroan menjadi PMA. Selain masih jadi perdebatan, sebagian besar pemegang saham tidak menyetujuinya," kata Sekretaris Perusahaan Inovisi Benita Sofia kepada wartawan seusai RUPS, Kamis (25/2).
Inovisi adalah perusahaan jasa infrastruktur telekomunikasi bergerak atau mobile telecommunication infrastruktur services. Inovisi resmi tercatat sebagai perseroan pada 3 Juli 2009.
Per 31 Desember 2009, berdasarkan data Badan Administrasi Efek PT Sinartama Gunita dimiliki PT Green Pine sebesar 65,22 persen, Acclaim Investmen Limited sebesar 14,25 persen, Chevelle Investmen Limited Line sebesar 7,92 persen, dan Ascender International Ltd 5,54 persen. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !