INILAH.COM, Jakarta - PT Multipolar Tbk (MLPL) berencana akan melakukan penawaran umum terbatas dengan harga penawaran Rp125 per lembar saham.
Rights issue ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk reverse stock yang telah disetujui pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Kamis (25/2). Direktur Keuangan MLPL Reynold Ong mengatakan, agenda rights issue akan dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham tersendiri pada 10 Maret.
Jumlah saham biasa atas nama kelas C yang dikeluarkan untuk rights issue sekitar 6,031 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp100. Harga penawaran saham rights issue sekitar Rp125 per lembar saham. Setiap 9 pemegang saham lama mempunyai 32 saham Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan
nilai nominal Rp100. Pembeli siaga PT Ciptadana Securities. "Pada rights issue nanti juga akan dilekatkan 7 waran seri 2 dengan jumlah sekitar 2,345 miliar waran," tambah Reynold.
Ia menambahkan, pendanaan rights issue ini digunakan untuk ekspansi penyediaan jasa teknologi informasi untuk telekomunikasi, perbankan, dan health care sekitar 31%. Sekitar 5% untuk modal kerja teknologi
informasi dan sekitar 30%-35% untuk pengurangan utang. "Kita optimis pertumbuhan jasa IT tumbuh 15% hingga 25% dari pendapatan sehingga kita optimalkan pendanaan working capital," kata Reynold.
Perseroan juga mencatatkan laba bersih Rp100 miliar dan pendapatan Rp13 triliun pada November 2009. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !