INILAH.COM, Jakarta - Rezky Aditya fokus bangun bisnis baru. Memulai dengan investasi keluarga, ia mau menjadi produser film. Tentu tetap tak tinggalkan dunia akting yang membesarkan namanya.
Berikut ini wawancara dengannya, di sebuah restoran di Jakarta Selatan, Kamis (25/2) malam.
Sibuk kerja apa sekarang?
Apapun bentuk pekerjaannya, kita harus pintar dalam mengatur keuangan agar dapat menjalani hidup dengan aman secara finansial. Sebagai anak muda yang berperan aktif dalam industri kreatif di Indonesia, aku besok (26/2) ulang tahun ke-25. Pada saat penambahan umur, aku juga ingin berkembang dan ingin maju. Ada perubahan secara positif.
Dari awal aku mau jadi entertainer muda, tiba-tiba ketemu sama ahlinya dan berbicara masalah finansial yang kita hadapi, dan kita belajar bersama.
Seperti apa?
Kalau dulu aku 50-50 untuk biaya hidup dan tabungan. Sekarang 30% penghasilan aku jadikan modal, buat investasi.
Dan itu kesadaran aku sendiri, itu merupakan modal usaha. Cita-cita dari kecil adalah aku ingin jadi pengusaha, ingin punya usaha sendiri. Sekarang jalan sudah kebuka lebar, dan mudah-mudahan lancar. Siapa sih yang nggak ingin sukses, maju dan ada karena ada kesempatan jadi aku harus fokus. Jenis usaha yang jelas harus enjoylah.
Usia 25 kan masa pubertas, ada kekhawatiran?
Aku jujur belum sampai tingkat mengkhawatirkan. Tapi karena ada faktor kesempatan, aku harus fokus dan berdoa. Sebenarnya aku belum cocok untuk memikirkan kekhawatiran di umur 25 ini. Soal bisnis, Idenya dateng sendiri, kenapa nggak begini. Aku jalanin sambil praktek.
Apa ada target mau berhenti dari entertain?
Nggak ada target apa-apa. Aku bersyukur dan enjoy banget dengan dunia entertain. Keluarga mendukung banget. Aku lagi menjajaki bisnis, kalau memang sukses ya alhamdulillah. Insya Allah aku optimis tidak akan bangkrut.
Apa mau jadi pekerjaan tetap?
Justru aku menjajaki, aku maunya berjalan lancar. Sekarang aku punya usaha investasi di keluarga. Jadi aku sendiri, baru ini akan mencoba, akan mematangkan diri. Intinya sekarang aku lagi pelajari. Aku mau mencoba menjadi produser film, aku sudah sering pantau kondisi lapangan di lokasi syuting dan harus punya kantor seperti apa.
Di umur 25 memang nggak mikir ingin berkeluarga?
Kalau membentuk sebuah keluarga memang belum kepikiran. Aku sudah siapkan segala sesuatunya, kalau aku gagal, aku belajar dari pengalaman dan harus bangun kembali.
Harapan berwirausaha?
Semoga bisa menjadi wirausaha muda, karena kalau dibilang berani atau nekat aku juga nggak tahu.
Untuk teman hidup gimana?
Nggak tahulah. Aku nggak bisa ngomong itu, karena belum jelas, dan aku masih mencari. [aji/mor]