INILAH.COM, Tokyo - Produsen otomotif terbesar ketiga Jepang Nissan Motor Co., mengatakan akan menarik kembali (recall) 76.415 unit dari 10 model yang dipasarkan di Jepang dan 2.281 unit lainnya yang dipasarkan di luar Jepang karena diduga adanya masalah pada mesin.
Nissan, yang 44% sahamnya dimiliki oleh produsen mobil Perancis Renault SA, mengatakan telah menemukan kejanggalan pada sebuah terminal penghubung antara rangkaian kabel di mesin pada beberapa mobil yang rusak dalam proses pengujian sebelum mobil dijual.
Juru bicara Nissan, Toshitake Inoshita, mengatakan komponen yang rusak dapat menyebabkan mesin mati saat dikendarai. Tidak ada laporan kecelakaan hingga saat ini dan jumlah mobil yang terkena dampak recall yang dipasarkan di luar negeri adalah sebagai kecil mobil yang mesinnya diproduksi di pabrik di Jepang.
Sampai sejauh ini, Nissan belum menyebutkan varian apa saja dari model-model mobil Nissan yang direcall. [Tom]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !