INILAH.COM, Jakarta Menjelang Pemilu 2009, sejumlah partai mulai sibuk sosialisasi dan menggaet massa, salah satunya adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang dilakukan melalui acara bagi-bagi modal kerja.
Partai yang dipimpin Presiden Tifatul Sembiring ini menggelar acara bagi-bagi modal kerja sebagai upaya pemberdayaan kaum perempuan di Pasar Induk Kramat Jati, Jaktim, Minggu (6/7).
Ketua DPP PKS bidang Kewanitaan Ledia Hanifa mengatakan kepada INILAH.COM bahwa jumlah total dana untuk Program Pembiayaan Modal Kerja untuk Perempuan (PMKP) ini mencapai Rp 28 miliar yang berasal dari DPP PKS. Jumlah ini untuk penggerakan kaum perempuan di Jabotabek.
"Tetapi kita juga menghimpun dana dari simpatisan dan kader, dari situ ada tambahan dana tapi tak bisa dipastikan jumlahnya," katanya.
Saat ditanya apakah ini sebagai upaya untuk menggerakkan mesin partai, Ledia mengatakan PKS akan menggerakkan mesin partai secara kontinyu dan tidak bisa mendadak.
"Di daerah juga terus jalan karena pusat ingin jalan terus dan kita akan gerakkan terus menerus dan memelihara program ini," ungkapnya.
Ketika INILAH.COM menilai ini sebagai upaya mencuri start, Ledia mengatakan penilaian itu oleh saja dilontarkan. "Ya terserah aja, tapi yang jelas kita tidak akan berhenti bekerja."[L2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !