Senin, 28 Mei 2012 | 23:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
6 Mata-mata Israel Dibekuk Libanon
Headline
reuters.com
Oleh:
web - Sabtu, 27 Februari 2010 | 05:08 WIB
INILAH.COM, Beirut - Penumpasan terhadap para mata-mata Israel terus dilakukan oleh pemerintah Lebanon. Sedikitnya enam orang yang dicurigai melakukan kegiatan mata-mata untuk Israel kembali dibekuk Militer Libanon.

Demikian diungkapkan sumber keamanan Lebanon seperti dikutip Reuters, Jumat (26/2). Para tersangka yang ditangkap dalam empat serangan terpisah pekan ini, tutur dia, ditanyai mengenai pemberian informasi pada Israel tentang para anggota Hizbullah dan gerakan mereka.

Ia mengatakan beberapa dari para tersangka itu didapati memiliki alat komunikasi yang canggih. Pada Rabu 24 Februari lalu, penuntut militer Libanon telah mendakwa tiga warga Libanon karena melakukan kegiatan mata-mata untuk Israel sebagai bagian dari penyelidikan spionase yang berlangsung hampir satu tahun yang sedikitnya 17 tersangka telah ditahan.

Mengenai penangkapan-penangkapan tersebut, Pemerintah Israel belum bergeming sedikitpun. Hizbullah, yang didukung Iran dan Suriah, telah minta hukuman mati bagi semua tersangka yang dihukum karena melakukan kegiatan mata-mata untuk Israel. Hizbulah dan Israel berperang 34 hari pada 2006.

Gelombang penangkapan dimulai pada April 2009 dengan penahanan seorang bekas brigadir jenderal direktorat keamanan umum.

Beberapa pejabat senior keamanan Libanon menyatakan penangkapan-penangkapan itu telah menimbulkan pukulan besar pada jaringan mata-mata Israel di Libanon. Selain itu, banyak dari para tersangka tersebut telah memainkan peran penting dalam mengidentifikasi sasaran-sasaran Hizbullah yang dibom dalam perang 2006.

Sejumlah tersangka lainnya didakwa karena mengawasi para pejabat senior Hizbullah. Dan sedikitnya satu orang diduga memainkan peran dalam pembunuhan 2004 atas seorang komandan kelompok itu.

Pengadilan Libanon telah menjatuhkan hukuman yang secara luas dianggap sebagai hukuman ringan terhadap warga negaranya yang telah bekerja dengan pendudukan Israel dan milisi lokalnya setelah pasukan Israel mengakhiri 22 tahun pendudukan atas Libanon selatan yang sebagian besar penduduknya Muslim Syiah Mei 2000. [*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
reinaldi
Minggu, 28 Februari 2010 | 17:59 WIB
saya seorang kristen tapi jujur saya sangat benci sekali melihat kekejaman bangsa zionis israel membantai warga muslim dan kristen di palestina mereka bukan hanya pernah menghancurkan mesjid tapi juga pernah menghancurkan gereja reinaldi tambunan
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.