INILAH.COM, Washingtong - Pemerintah mengatakan Cina masih merupakan investor terbesar di Desember di sekuritas AS.
Mengutip AP, Departemen Keuangan AS merevisi laporannya Jumat (26/2), kepemilikan Cina di Sekuritas AS tercatat sebesar US$894,8 miliar pada akhir Desember, atau berada di bawah Jepang.
Pada 16 Februari, pemerintah melaporkan bahwa data menunjukkan China telah dikalahkan oleh Jepang. Namun, pemerintah mengatakan dalam sebuah laporan terbarunya angka-angka ini tidak memperhitungkan pembelian investor China di tempat-tempat seperti penempatan dengan Inggris. Saat dihitung, Pemerintah mengatakan bahwa saham China bulan Desember tumbuh sebesar US$139,4 miliar di atas yang dilaporkan pada 16 Februari.
Peningkatan ini menjadikan China kembali berada di urutan pertama yang menempatkan dananya di sekuritas AS, besarnya mencapai US$894,8 miliar, diikuti Jepang di posisi kedua sebesar US$768,8 miliar. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !