Senin, 28 Mei 2012 | 23:34 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Amien Imbau SBY Tafakur Menghadap Kiblat
Headline
Presiden SBY - inilah.com
Oleh:
web - Senin, 1 Maret 2010 | 05:08 WIB
INILAH.COM, Bojonegoro - Semakin ramainya pemakzulan terhadap presiden dan wakil presiden belakangan ini ditanggapi cukup dingin oleh Amien Rais.

Setelah memberikan tausiyah di acara Milad satu Abad Muhammadiyah di sekolah kompleks Muhammadiyah Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, Minggu (28/2) mantan Ketua MPR periode 1999-2004 menegaskan, kalau pamakzulan itu hanya hayalan belaka.

"Semua itu sulit dilakukan dan hanya hayalan panjang seseorang saja," kata Amien Rais kepada sejumlah wartawan.

Pria kelahiran Surakarta 26 April 1944 menambahkan itu, pada kasus bank century belakangan ini, sebenarnya kalau dirinya berbisik, kuncinya cukup mudah.

Yakni, adanya dua orang, Wakil Presiden (Wapres) Boediono dan Menkeu Sri Mulyani, yang ditengarai telah ikut menggelontorkan uang haram kepada salah seorang dan seharusnya mundur dari jabatannya. "Kuncinya hanya itu saja. Maka, setelah itu masalah selesai," terangnya.

Baru, setelah keduanya mundur dan masalah mereda, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa memikir kedepannya seperti apa dengan jernih. "Saya menyarankan agar presiden kembali ke hati nurani dan bertafakkur menghadap ke kiblat," lanjutnya.

Sebab, dengan hati nurani, orang akan berjalan dengan lurus. Karena, hari tidak pernah bohong dan mendustai. Jadi, presiden harus melihat itu.

"Kalau yang dikedepankan adalah pertemanan dan lainnya, maka masalah akan sulit selesainya. Namun, masalah akan selesai jika Boediono dan Sri Mulyani mundur," sambungnya. [beritajatim.com/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
5 Komentar
nina
Senin, 1 Maret 2010 | 15:49 WIB
owalah..ini yang namanya gajah didepan mata gak dilihat..semut dipohon tetangga lu lihat...tafakur pak...
amien
Senin, 1 Maret 2010 | 13:46 WIB
dan wapresnya serahkan ke Hatta,ya Mien.. Amien Rais, macan tua ompong mabuk jabatan...
jojo
Senin, 1 Maret 2010 | 11:56 WIB
Lambene Amien Rais....
DODOL
Senin, 1 Maret 2010 | 10:07 WIB
Jangan orang saja suruh tafakur, antum juga harus tafakur. Renungkan apa yang sudah antum statementkan ke semua orang, apakah sudah sesuai dengan hati nurani atau hanya nuruti nafsu syahwat kekuasaan......
Galih
Senin, 1 Maret 2010 | 07:20 WIB
Hai...Amien Rais, apakah anda sebelum berpendapat dan berkomentar di media/public juga udah minta petunjuk dan takafur??? Kenyataannya anda dalam berkomentar sering sok tahu masalah dan asal berseberangan dengan Pemerintah. Apa itu cara anda menegakan kebenaran atau itu cara anda mencari populeritas???
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.