INILAH.COM, Los Angeles Keperkasaan Denver Nuggets terhadap Los Angeles Lakers musim ini terhenti sudah. Lakers sukses mengalahkan Nuggets 95-89 di Staples Center, Minggu (28/2) waktu setempat.
Di awal musim, Nuggets tampil impresif dengan dua kali mengalahkan juara bertahan NBA ini. Tapi, keperkasaan tersebut berakhir. Lewat permainan kolektif, Lakers berhasil menumbangkan Nuggets.
Tidak mudah bagi Lakers untuk mengalahkan Nuggets. Pasalnya tim besutan Phil Jackson ini tertinggal 11 poin di akhir kuarter ketiga. Lamar Odom sukses menjadi salah satu bintang Lakers dengan mencetak sembilan dari 20 poin di kuarter keempat.
Ron Artest menambahkan 17 poin bagi Lakers, sedangkan Pau Gasol menorehkan 15 poin. Bintang Lakers Kobe Bryant gagal menampilkan permainan terbaiknya dan hanya mencetak 13 poin di pertandingan ini.
Ini tekanan yang bagus. Mereka (Nuggets) bermain dengan penuh semangat dan intensitas, dan kami harus menampilkan permainan terbaik melawan mereka. Ini seperti intensitas permainan playoffs, ujar Bryant seperti yang dilansir AP.
Sementara itu pelatih Nuggets George Karl sadar timnya sudah dikalahkan lewat permainan kolektif Lakers.
Mereka memperlambat serangan kami. Mereka menekan di babak kedua, dan kami tidak punya keberanian untuk mengumpan bola atas melakukan penetrasi sebelum tekanan datang, kilah Karl.
Kami sukses mencegah Kobe mendapatkan ritme permainannya dan mencegahnya masuk ke daerah free throw, pungkasnya.[bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !