Minggu, 27 Mei 2012 | 16:06 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PT Astra Internasional (ASII)
Neraca Sehat, Ekspansi Gencar
Headline
istimewa
Oleh: Ahmad Munjin
web - Senin, 1 Maret 2010 | 17:59 WIB
INILAH.COM, Jakarta Sebagai induk usaha Astra Group, PT Astra Internasional (ASII) siap melebarkan sayap dengan gencar melakukan ekspansi. Hal ini didukung dengan neraca keuangan yang sehat.
Lihat saja, di 2010, PT Astra Internasional (ASII) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) mencapai Rp8 triliun. Nilai ini meningkat 50% dari capex tahun lalu sebesar Rp5 triliun.
"Capex kami tahun lalu kan mencapai Rp5 triliun. Sekarang kurang lebih tambah 50%, Rp7,5-8 triliun. Capex akan kami gunakan untuk ekspansi jaringan bisnis otomotif," ujar Presiden Direktur ASII, Prijono Sugiarto usai RUPS Luar Biasa di hotel Four Season, Kuningan, Jakarta, Senin (1/3).
Menurut Prijono, pasar di 2010 sangat menjanjikan. Dengan prediksi pemulihan ekonomi yang terjadi dalam tahun ini, grup Astra yakin akan mencatat prestasi yang baik seperti di 2009, dengan pertumbuhan laba 9% atau menjadi Rp2,48 trilun.
Sumber pendanaan dari belanja modal perseroan tahun ini adalah kas internal. Ini mengingat neraca keuangan Astra yang terpantau sehat. "Kita akan terus ekspansi, dengan pendanaan capex ini. Apalagi sejak kami lepas hutang di 2003. Dua tahun juga ekspansi kami semakin gencar karena neraca sehat sekali," paparnya.
Porsi otomotif masih menjadi andalan perseroan dalam merengkuh pasar Indonesia. Sumbangan sektor otomotif terhadap pendapatan ASII sepanjang 2009 tercatat 47%, sedangkan sektor keuangan yang terkait dengan otomotif (financial related otomotif) sebesar 15%. Sisanya 38% disumbangkan sektor pertambangan dan agribisnis.
"Kami optimistis. Apalagi jika kondisi politik dan makro akan terjaga. Seperti inflasi yang tertahan, serta BI Rate 6,5% dan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5%," imbuhnya.
Saat ini, Grup Astra bergerak dalam enam sektor bisnis yaitu otomotif, pembiayaan, alat berat, pertambangan dan energi, agribisnis, teknologi informasi dan infrastruktur, dan logistik.
PT Astra Internasional sebenarnya lebih dikenal dengan Astra Group yang merupakan salah satu kelompok bisnis terbesar di Indonesia, yang didirikan sejak 20 Februari 1957.
Perusahaan ini telah tercatat di Bursa Efek Jakarta sejak tanggal 4 April 1990 dengan kapitalisasi market pada 31 Desember 2008 mencapai Rp42,7 triliun. Saat ini mayoritas kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Jardine Cycle & Carriage Singapura. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
nisadavitt
Minggu, 23 Januari 2011 | 19:46 WIB
da2 jakh ........................ ????????????????????????
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.