Minggu, 27 Mei 2012 | 16:06 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Cermati Saham MPPA Untuk 'Middle Long Term'
Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Agustina Melani
web - Senin, 1 Maret 2010 | 17:48 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dinilai saham bisa diperhatikan dengan jangka waktu middle long term.

Pengamat pasar modal Robin Setiawan, mengatakan hal yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar adalah setelah aksi korporasi MPPA untuk menjual Matahari Department Store (MDS). Hal yang perlu diketahui informasi terbaru adalah mengenai nilai akuisisi dan transaksi penjualan MDS tersebut. Tapi secara fundamental MPPA masih cukup bagus.

Menurut Robin, pergerakan harga saham MPPA beberapa waktu lalu yang begitu tinggi disebabkan rencana aksi korporasi MPPA untuk menjual MDS."Pelaku pasar masih menunggu laporan keuangan akhir tahun 2009 termasuk MPPA. Diprediksikan MPPA akan mencatatkan kinerja cukup bagus terutama mendekati kuartal empat dengan adanya pertambahan pendapatan," kata Robin saat dihubungi INILAH.COM, Senin (1/3).

Lebih lanjut ia mengatakan, secara fundamental MPPA masih cukup kuat. MPPA dapat menyaingi perusahaan ritel lain dari luar. Saat ini banyak perusahaan ritel asing yang mengembangkan bisnis di Indonesia. Tapi MPPA masih tetap bertahan di tengah gempuran perusahaan ritel lain. "MPPA mempunyai pangsa pasar sendiri sehingga MPPA masih cukup bagus," jelas Robin.

Selain itu, di tengah indeks saham yang koreksi, saham MPPA masih cukup kuat dengan saham-saham lain dan mampu bertahan dengan harga di atas 1.000. Robin menambahkan, saat ini pelaku pasar masih menunggu aksi korporasi yang akan dilakukan MPPA. Ia menargetkan saham MPPA sekitar 1.400-1.500 dengan jangka waktu middle long term.

Saat ini sektor ritel juga termasuk salah satu sektor tahan goncangan. Hal ini dikarenakan pasar masih tergantung consumer. Robin menuturkan, MPPA salah satu perusahaan ritel yang masih cukup bagus dan dapat bersaing dengan yang lain.

Pada perdagangan Senin (1/3) saham MPPA ditutup pada kisaran harga 1.030 atau naik 30 poin dibandingkan perbandingan harga sebelumnya 1.000.

Analis PT BNI Securities Akhmad Nurcahyadi mengatakan, secara fundamental MPPA masih cukup bagus apalagi dengan rencana ekspansi perseroan dan penambahan belanja modal sekitar Rp1 triliun memberikan dampak positif untuk perseroan. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.